PHRI Minta Wisatawan Bawa SKTM

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 22 Juni 2018 - 12:55:08 WIB   |  dibaca: 323 kali
PHRI Minta Wisatawan Bawa SKTM

BERMAIN DI PANTAI : Sejumlah anak-anak bermain di pinggir pantai di kawasan Anyer, Kabupaten Serang, belum lama ini.

SERANG- Sempat menjadi sorotan para netizen di media sosial tentang harga tiket masuk kawasan pantai Tanjung Lesung dan Karang Bolong membuat geram Ketua Harian Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Provinsi Banten Ashok Kumar.

Ashok meminta kepada wisatawan yang tidak sanggup bayar tiket masuk tempat wisata untuk membawa surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari desa/kelurahan."Saran saya ke depan, wisatawan yang tidak mampu harap melengkapi perjalannnya dengan membawa surat keterangan tidak mampu dari desa," kata Ashok kepada Banten Raya, kemarin.

Menurut Ashok, mahalnya tiket masuk ke Tanjung Lesung dan Karang Bolong merupakan hal yang wajar, apalagi selama bulan Ramadhan tingkat hunian hotel di Banten relatif rendah.
 "Khususnya di bulan Ramadan yang satu bulan penuh nihil tingkat hunian hotel dan ini merata," ujarnya.


Selain itu, Ashok juga menilai pemerintah daerah harus punya andil besar dalam perkembangan tempat wisata di Banten, serta memenuhi semua fasilitas di tempat wisata."Sarana dan prasarana (tempat wisata) harus difasilitasi oleh pemda, kalau memang benar mau membesarkan pariwisata. Sebab selama ini pengelola pantai harus menyediakan tenaga kerja, fasilitas umum seperti toilet, musola, lahan parkir, saung, dermaga dan yang lainnya. Semuanya ada biaya yang dikeluarkan oleh pengelola wisata," jelasnya.


Untuk itu, Ashok meminta masyarakat dapat memahami kondisi pengelola tempat wisata dan memaklumi jika pengelola memungut biaya tinggi kepada masyarakat yang ingin berwisata di pantai."Dengan tiket masuk yang jelas, pengunjung bisa menerima atau menolak dari awal bila tidak berkenan. Atau bisa juga melalui undang-undang konsusmen," tegasnya.


Untuk diketahui, sejumlah wisatawan mengeluhkan harga tiket masuk saat berkunjung ke Tanjung Lesung, Kabupaten Pandeglang. Dimana Pengelola Tanjung Lesung memungut biaya masuk Rp 60 ribu per orang.

Kondisi sama juga dikeluhkan wisatawan pantai Karang Bolong, Anyer. Dimana wisatawan yang datang menggunakan mobil pribadi dikenakan parkir Rp 20 ribu per mobil dan harus membayar biaya masuk pantai Rp 15 ribu per orang. (darjat)  

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook