Pantai Dipenuhi Sampah

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Senin, 25 Juni 2018 - 14:27:09 WIB   |  dibaca: 373 kali
Pantai Dipenuhi Sampah

BERSERAKAN : Salah satu pantai di kawasan wisata Anyer-Cinangka dipenuhi sampah karena tidak ada tempat pembuangan sampah, Minggu (24/5).

SERANG – Kesadaran pengelola pantai di kawasan wisata Anyer-Cinangka untuk menyediakan tempat-tempat pembuangan sampah masih terbilang rendah. Hal itu terlihat dari banyaknya sampah yang berserakan di sejumlah pantai di kawasan tersebut. Akibatnya, setiap usai libur panjang, laut dipenuhi sampah bekas para wisatawan.


“Mayoritas pantai dipenuhi sampah. Itu karena yang pengelola pantai tidak menyediakan tempat pembuangan sampah, sehingga sampah-sampah tidak terkoordinir,” kata Kabid Persampahan dan Pertamanan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Serang Asep Herdiana, Minggu (24/6).


Ia menjelaskan, banyaknya sampah yang beserakan di pantai karena tidak semua pantai memiliki petugas sampah yang bertugas memungut dan mengumpulkan sampah. “Banyak teman-teman yang nelepon mengeluhkan sampah di pantai. Saya dapat infomasi juga, para pedagang membuang sampah di bibir pantai, jadi saat air pasang sampah kebawa ombak sehingga laut menjadi kotor,” ujarnya.


Imbauan agar pengelola sampah menyediakan tempat pembuangan sampah, lanjut Asep, sudah disampaikan berkali-kali Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar), namun dari tahun ke tahun masih tetap sama. “Kita tidak tahu kenapa pengelola pantai kurang memperhatikan kebersihan pantai. Kalau wisatawan ketika tempat pembuangan sampahnya enggak ada, mereka membuang sembarangan aja,” tuturnya.


Pihaknya bisa melakukan pengangkutan jika sampah sudah berada di tempat pembuangan sementara (TPS). “Untuk pengangkutan harus ada kerja sama dengan kami, karena sampah harus dipungut dan dikumpulkan dulu baru diangkut. Ada beberapa pengelola pantai yang sudah bekerjasama dengan kami,” katanya.


Asep menjelaskan, produksi sampah di kawasan wisata Anyer-Cinangka saat musim libur panjang terjadi peningkatan yang signifikan, yaitu 20 persen dari hari-hari biasa. “Harapan kami, karena produksi sampah di Anyer-Cinangka saat libur cukup tinggi, maka perlu ada perhatian khusus dari pihak pengelola pantai terkait masalah sampah,” ujarnya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook