Kendaraan Berat Bebas Melenggang Di JLS

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 25 Juni 2018 - 14:32:11 WIB   |  dibaca: 369 kali
Kendaraan Berat Bebas Melenggang Di JLS

TAK DIAWASI : Kendaraan berat melintas di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Kota Cilegon kilometer 8,5 Lingkungan Temian, Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, seteleh portal pembatas lalu lintas rusak, Minggu (24/6).

CILEGON - Kendaraan berat seperti bus dan truk ternyata sudah lalu lalang di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon. Padahal, konstruksi titik JLS yang sebelumya putus di kilometer 8 belum selesai sepenuhnya diperbaiki dan belum layak dilalui kendaraan berat.

Pantauan Banten Raya, Minggu (24/6), sejumlah kendaraan berat seperti truk besar sarat muatan sudah melalui JLS yang sempat ambrol dua bulan lalu. Portal yang dipasang oleh Pemkot Cilegon di titik yang rusak ternyata juga sudah tidak berfungsi.


Ianan (55), warga setempat mengatakan bahwa portal rusak setelah ditabrak bus pariwisata dua hari sebelum Lebaran. “Pertama tuh portal yang jalur PCI – Ciwandan yang rusak. Kejadiannya malam hari sekitar pukul 22.00, dua hari sebelum lebaran. Kaca depan bus hancur, karena busnya tingginya melebihi tinggi portal,” tutur Inan.


Saat itu, lanjut Inan, perusahaan otobus bertanggungjawab dengan memberbaiki portal yang rusak. Namun satu hari setelah diperbaiki, bus lain juga menabrak portal yang telah diperbaiki. “Setelah diperbaiki, portalnya ditabrak bus lagi satu hari kemudian. Nah kalau bus yang kedua itu tidak tanggung jawab, portalnya dibiarkan rusak, busnya kabur,” tutur Inan.


Pada jalur sebaliknya yakni dari Anyer menuju Cilegon, kata Inan, juga portal rusak akibat tertabrak bus pariwisata dari arah Anyer menuju Cilegon, kejadian tersebut terjadi setelah Lebaran. Pihak perusahaan bus juga tidak bertanggungjawab. “Waktu itu kami sudah mencoba memperingatkan, tapi busnya tetap melaju lurus dan menabrak portal. Busnya sempat berhenti, tapi hanya untuk cek kondisi bus. Saya sudah katakan ke si sopir agar pihak perusahaan harus bertanggung jawab, tapi sopirnya diam dan pergi begitu saja,” kata Inan.


Ditambahkannya, akibat tidak adanya portal, kendaraan-kendaraan besar semakin leluasa melewati jalan rusak di JLS yang baru diperbaiki bulan lalu. Truk besar bermuatan berat juga saat ini sudah banyak yang melalui JLS. “Saat ini portal juga masih tergeletak di pinggir jalan belum diperbaiki,” ungkapnya.


Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Cilegon Ridwan mengaku belum mengetahui portal di JLS rusak. “Tadinya sudah diportal, yang boleh lewat kendaraan kecil seperti sepeda motor, sedan, dan minibus saja. Nanti kalau perbaikan sudah semuanya baru bisa dilalui semua jenis kendaraan,” katanya.


Ditambahkan Ridwan, perbaikan JLS akan segera dilanjutkan pasca Lebaran. Perbaikan dilanjutkan dengan menggunakan dana yang dikumpulkan industri yang ada di Cilegon. “Kalau perbaikan selanjutnya kan industri, itu mungkin Pak Plt (Pelaksana Tugas Walikota Cilegon Edi Ariadi) yang berkoordinasi dengan industri, kalau teknis perbaikan DPUTR juga dilibatkan,” jelasnya. (gillang)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook