Istana Pasir Masih Jadi Galian C

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 26 Juni 2018 - 12:46:01 WIB   |  dibaca: 1906 kali
Istana Pasir Masih Jadi Galian C

CILEGON – Istana Pasir yang berada di Lingkungan Temiang, Kelurahan Lebak Denok, Kecamatan Citangkil sesungguhnya merupakan tempat galian C aktif yang setiap harinya ada kendaraan berat keluar masuk untuk mengangkut pasir, sehingga kondisinya sangat membahayakan pengunjung. Namun, karena masih libur kerja, warga memanfaatkannya untuk berwisata.


Kepala Pembangunan Istana Pasir, Misri mengatakan, pembangunan istana pasir diprediksi akan selesai dalam waktu satu tahun. Sementara, untuk destinasi wisata lainnya seperti waterboom, taman dan kebun binatang akan rampung selama 3 tahun. Sementara, sekarang wilayah tersebut merupakan wilayah galian C yang masih aktif dan setiap harinya masih memproduksi pasir.

 "Luas seluruhnya ada 25 hektar. Kalau sudah mulai masuk kerja akan banyak mobil lalu lalang mengangkut pasir serta alat berat yang bekerja untuk mengeruk pasir. Jadi warga salah seandainya datang untuk melihat wisata ini. Sebab, akan banyak sekali mobil pasir dan pekerja sudah mulai bekarja kembali, ini tentu berbahaya," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Misri menambahkan, pihaknya tidak berdaya untuk melarang warga datang menyaksikan istana pasir. Bahkan, terkadang ada warga yang nekat untuk berswafoto padahal tempatnya sangat berbahaya untuk warga. Sebab, pembangunan belum rampung dan istana belum resmi dibuka.

"Kami mau melarang bagaimana tidak bisa karena orangnya banyak. Paling kami hanya mengingatkan warga untuk berhati-hati terutama anak-anak. Sebab, proses istana masih dibangun dan cukup berbahaya jika sampai naik dan berdiri ditepi," tambahnya.

Selain istana pasir, tegas Misri, wilayah tersebut juga akan dibangun perumahan oleh salah satu pengembang. Untuk itu, proses perataan bukit masih dilakukan dan masih dilakukan galian c. kondisi tersebut sangat berbahaya, selain kendaraan berat tempat juga masih sangat berdebu.

 "Masih ada beberapa bukit lagi yang akan diratakan. Sebab, akan dibangun juga perumahan. Salah jika warga datang karena banyak kendaraan berat dan tempatnya sangta berdebu," tegasnya.

Sementara itu, Warga Lingkungan Temu Giring, Kelurahan Samangraya, Adam mengungkapkan, dirinya sengaja mengajak keluarganya tersebut untuk melihat istana pasir. Ia melakukannya untuk menyenangkan anak-anaknya. Ia mengakui jika masih banyak alat berat yang berada dilokasi pembangunan. Namun, hal tersebut justru dimanfaatkannya untuk foto dan tempat bermain anak-anak.

 "Mungkin karena belum beroprasi makanya kami buat untuk foto alat berat seperti beco dan lainnya. Anak-anak senang walaupun berfoto mengunakan kendaraan berat. Mungkin karena belum mulai ada penggalian masih belum berdebu dan aman, kalau besok saya tidak tahu karena informasinya masih ada oprasi galian pasir," ungkapnya.


Adam menjelaskan, jika istana tersebut jadi tepat wisata tentu saja akan sangat menyenangkan. Sebab, di Kota Cilegon masih minim tempat wisata."Tentu saja bagus tempatnya. Ini bisa menjadi pilhan wisata baru utuk warga Kota Cilegon yang minim tempat wisata," jelasnya. (uri)  
  

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook