Spanduk Liar Rusak Keindahan Kota

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 26 Juni 2018 - 12:51:02 WIB   |  dibaca: 359 kali
Spanduk Liar Rusak Keindahan Kota

DITURUNKAN : Sejumlah petugas Satpol PP menertibkan spanduk di Jalan Ahmad Yani Kota Cilegon, Senin (25/6).

CILEGON - Spanduk liar yang menjamur di sepanjang jalan protokol Kota Cilegon sangat menganggu keindahan dan kebersihan kota. Atas dasar itu, Dinas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon menggelar aksi penertiban dengan melakukan pencopotan ratusan spanduk liar.


Pantauan Banten Raya, Senin (25/6), berbagai jenis spanduk atau media publikasi yang terpasang di sepanjang jalan protokol dan jembatan penyeberangan orang (JPO) ditertibkan. Penertiban spanduk dan media peraga dimulai dari pintu tol Cilegon Timur hingga Masjid Agung Kota Cilegon, mulai dari spanduk partai politik, iklan umroh, penjualan properti dan sebagainya.


Tak luput juga, spanduk yang izinnya telah kadaluarsa juga turut disikat oleh oleh petugas dari Dinas Satpol PP Kota Cilegon. Alhasil, ratusan spanduk dibawa ke Kantor Dinas Satpol PP Kota Cilegon.

Kepala Seksi (Kasi) Pengendalian Operasi (Dalops) pada Dinas Satpol PP Kota Cilegon, Suroto mengatakan, kegiatan tersebut dilakukan secara rutin. Tujuannya, agar mengembalikan keindahan kota yang telah dirusak oleh spanduk liar.

Beberapa spanduk yang ditertibkan berada di tempat yang tidak semestinya, seperti di JPO, tiang penerangan jalan umum (PJU) dan pohon. "Kalau ada bendera partai politik kita juga melibatkan Panwaslu (Panitia Pengawas Pemilu)," kata Suroto kepada Banten Raya, kemarin.

Dijelaskan Suroto, penertiban dilakukan dalam rangka penegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5/2003 tentang Ketertiban, Kebersihan, dan Keindahan (K3) di wilayah Kota Cilegon. "Tujuan utamanya untuk tertib saja, terkait ketentraman dan kenyamanan kota, kalau lihat spanduk miring sudah mau roboh Satpol PP yang bertugas. Begitu juga kalau menghalangi rambu-rambu di jalan atau menghalangi pandangan pengendara kendaraan atau mengganggu pejalan kaki di trotoar kami tertibkan," jelasnya.

Menurut Suroto, kegiatan serupa juga akan dilakukan kembali di sepanjang jalan protokol dari Masjid Agung Kota Cilegon hingga Simpang Tugu Landmark Kota Cilegon. "Begitu juga untuk daerah lain, seperti Jalan Raya Merak atau JLS, juga akan dilakukan penertiban spanduk liar," tuturnya.


Diterangkan Suroto, tujuan dilakukannya penertiban agar Kota Cilegon tampak tertib, rapih dan nyaman. Ia berharap, masyarakat atau pihak manapun yang memasang spanduk untuk tertib aturan. Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon juga sudah menyediakan tempat-tempat sebagai media informasi atau promosi. "Namun, pemasangan spanduk juga ada batas waktunya. Jika batas waktu terlampaui tentu kami tertibkan," tegasnya.

Salah satu warga yang menyaksikan proses penertiban spanduk, Mulyadi mengaku mendukung langkah yang dilakukan Satpol PP Kota Cilegon. Namun, penertiban seperti itu juga diharapkan dilakukan secara rutin. "Jangan nunggu banyak baru ditertibkan, kalau bisa pas masih satu atau dua mulai ditertibkan," harapnya.

Mulyadi juga berharap, pemasang spanduk yang tidak sesuai aturan bisa diberikan sanksi tegas agar tidak melakukannya berulang-ulang, sehingga wajah kota tidak terlihat kumuh. Ia juga mengeluhkan keberadaan spanduk seperti di JPO. Spanduk di JPO membuat lorong JPO gelap dan tidak terlihat dari luar. "Kalau JPO gelap kan berpotensi untuk tindak kejahatan, apalagi saat malam hari," harapnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook