Branding Exciting Banten Sekedar Slogan

nurul roudhoh   |   Bisnis  |   Selasa, 26 Juni 2018 - 14:05:26 WIB   |  dibaca: 670 kali
Branding Exciting Banten Sekedar Slogan

SINERGI : Ashok Kumar Ketua Harian PHRI Provinsi Banten (dua dari kiri) berfoto bersama Menteri Pariwisata Arief Yahya (dua dari kanan) dalam satu kesempatan acara.

SERANG – Pengurus Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHIR) Provinsi Banten mempersoalkan keseriusan pemerintah daerah terkait Branding Exciting Banten yang dinilai hanya sekedar slogan. Pasalnya, PHRI menilai Pemkab/Pemkot dan Pemprov Banten belum serius dalam memajukan pariwisata Banten yang dicanangkan Presiden Jokowi.


“Kalau Provinsi Banten sudah berani menjanjikan dengan branding Exciting Banten, maka tidak dapat dipungkiri di lapangan pun harus sesuai aplikasi kedayatariknya dari branding yang di gaung-gaung kan tersebut. Jadi tidak boleh branding asal-asalan saja, yang penting punya branding hanya sebuah slogan/tag line saja,” kata GS Ashok Kumar kepada Banten Raya, Senin (25/6).


Dikatakan Ashok branding yang dilakukan Pemprov Banten harus mendalami dan menyesuaikan dengan tiga Unsur yang membentuk suatu produk pariwisata, yaitu  daya tarik dari destinasi, kedua, fasilitas dari destinasi dan ketiga kemudahan dari destinasi.“Dan harus disadari juga dengan mencernanya bahwa branding merupakan perjumpaan antara destinasi dengan (calon) wisatawan,” katanya.


Ashok menuturkan, brand merupakan kontrak kualitas antara produk/jasa dengan calon konsumen. “Sebab “promise” atau janji produk, apabila ditepati, akan menghasilkan “reputation” atau dalam istilah marketing public relation (PR), sama dengan “Promise to Reputation”, serta memenuhi kebutuhan wisatawan sejak meninggalkan tempat tinggalnya/rumahnya, sampai ketempat tujuannya/destinasi dan kembali lagi ketempat asalnya/ke rumahnya,” katanya.

“Dengan segala kerendahan hati kami mengharapkan kepada yang terhormat Bapak Gubernur Banten & Ketua DPRD Banten mari kita bedah bersama pariwisata Banten, sehingga lahir portofolio dan blue print yang jelas dan akurat menurut Pentahelix ABCGM (Academy Business Community Government Media) dan juga mengharapkan sinkronisasi dengan pusat incorporated Indonesia bahwa target kunjungan wisata ditetapkan oleh presiden, demikian juga Banten semestinya target ditetapkan oleh Gubernur,” sambung Ashok.


Pihaknya mengaku, jika Pemprov Banten bersama Kabupaten/Kota selaras, maka dinas akan turut andil dalam mensukseskan kepariwisataan Banten guna meyakinkan para investor. Khususnya dalam menciptakan positioning wisata buatan antara lain Taman Safari dan Seaworld di Provinsi Banten dalam bingkai kelengkapan wisatawan nusantara dan wisatawan mancanegara seperti daerah-daerah lain yang mendahului wisata buatan, dan Banten belum banyak  diminati para turis yang khususnya mengisi di hari-hari biasa


“Uuntuk itu Pemprov Banten harus membuat terobosan promosi paket-paket serta mengkaji kembali apakah branding Exciting Banten sudah tepat sasar untuk branding demi pariwisata tercinta Provinsi Banten sehingga kedepan tidak ada lagi yang bisa menyalahkan bila sudah di ketuk palu,” tutup Ashok. (ismet)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook