Belasan TPP ASN Dipastikan Dipotong

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Selasa, 26 Juni 2018 - 15:20:17 WIB   |  dibaca: 268 kali
Belasan TPP ASN Dipastikan Dipotong

MAAFKAN YA : Bupati Serang Rt Tatu Chasanah didampingi wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa bersalaman dengan ASN Pemkab Serang usai apel pagi, Senin (25/6).

SERANG – Tunjangan perbaikan penghasilan (TPP) 33 aparatur sipil negara (ASN) Pemkab Serang dipastikan dipotong setelah terbukti tidak masuk kerja tanpa keterangan pada hari pertama kerja usai libur Idul Fitri 1439 hijriyah. TPP yang dipotong pun tidak tanggung, mencapai 50 persen.


Kabid Pengembangan Karir (Bangrir) Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang Surtaman mengatakan, pihaknya telah memantau seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan kecamatan-kecamatan selama dua hari berturut-turut pada Kamis dan Jumat (21-22/6). “Kita membagi 10 tim yang bergerak ke semua OPD dan kecamatan,” katanya, Senin (25/6).


Ia memastikan, semua OPD dan kecamatan di lingkungan Pemkab Serang terpantau. Pada hari pertama ditemukan 18 ASN yang tidak masuk kerja tanpa keterangan, dan pada hari kedua sebanyak 14 ASN. “Ada yang tidak masuk berturut-turut selama dua hari seperti di kecamatan, kalau di OPD orangnya berbeda-beda. Untuk hari ini (kemarin-red) semua ASN masuk kerja, enggak ada yang mangkir lagi,” ungkapnya.


Pria yang gemar bersepeda itu menuturkan, ASN yang tidak masuk kerja pada hari pertama dan hari kedua tersebut mendatangi BKPSDM untuk memberikan klarifikasi. “Klarifikasi yang mereka sampaikan kita catat dan tulis untuk dirapatkan pada hari Kamis. Alasan yang disampaikan rata-rata karena sakit sambil membawa surat keterangan dari dokter, ada juga yang alasannya karena ada urusan keluarga,” ujarnya.


Meski demikian, Surtaman memastikan bagi ASN yang memberikan klarifikasi dengan alasan tidak masuk masuk kerja karena ada urusan keluarga tetap akan dipotong TPPnya. “Kalau yang sakit mungkin alasannya jelas, tapi bagi yang alasannya karena ada urusan keluraga itu tidak bisa dipertanggungjawabkan dan dipastikan dipotong TPP-nya. Kita juga akan terus melakukan pemantauan sampai 30 Juni,” tuturnya.


Kepala BKPSDM Kabupaten Serang Tb Entus Mahmud Sahiri berharap, para ASN dapat meningkatkan kinerjanya setelah menjalankan libur panjang. “Kita berharap setelah libur panjang, kita bisa lebih baik lagi dalam mengemban tugas dan tanggungjawab, baik sebagai pribadi maupun sebagai ASN. Untuk yang tidak masuk kerja pada hari pertama dan hari kedua sesuai surat edaran bupati akan dipotong TPPnya 50 persen,” katanya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook