Kunjungan Wisatawan Meningkat 57%

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 27 Juni 2018 - 15:01:48 WIB   |  dibaca: 374 kali
Kunjungan Wisatawan Meningkat 57%

BELIBUR : Wisatawan memadati salah satu pantai terbuka di Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang saat musim libur lebaran pekan kemarin.

SERANG- Dinas Parwisata (Dispar) Provinsi Banten merilis sebanyak 969.070 wisatawan berkunjung ke objek wisata tirta yang ada di Banten selama libur lebaran Idul Fitri, 16 hingga 24 Juni 2018. Angka itu meningkat sebesar 57,79 persen dibanding lebaran tahun lalu yang hanya berada pada angka 614.146 orang.


Kepala Dispar Provinsi Banten Eneng Nurcahyati mengatakan, objek wisata tirta, terutama pantai di Banten selalu menjadi primadona para wisatawan saat musim liburan, tak terkecuali selama libur lebaran. Itu terlihat dari tingka kunjungan selama periode libur lebaran, selama sembilan hari ada 969.070 wisatawan yang pelesir ke Banten.


“Ada empat daerah yang ramai dikunjung karena memang memiliki objek wisata tirta yang bagus. Itu ada Kabupaten Serang, Pandeglang, Lebak dan Kota Cilegon,” ujarnya, Selasa (26/6).
Ia merinci, tingkat kunjungan tersebut mengalami peningkatan sebesa 57,79 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Kabupaten Serang tahun lalu kunjungan wisatawan hanya 188.150 orang dan tahun ini mencapai 322.692 orang. Kabupaten Pandeglang dari 235.350 menjadi 359.474 orang, Kabupaten Lebak dari 141.100 menjadi 224.560 dan Kota Cilegon dari 49.546 menjadi 62.344 orang.


“Libur lebaran 2017 wisatawan yang berkunjung sebanyak 614.146 orang dan tahun ini (2018) sebanyak 969.070 orang. Kunjungan terpadat terjadi pada 18 Juni dengan jumlah wisatawan mencapai 235.922 orang,” katanya.


Meski tingkat kunjungan sangat tinggi dan terjadi beberapa kecelakaan, namun kata dia, tidak ada yang menimbulkan korban jiwa. Selain karena wisatawan yang memiliki tingkat kesadaran tinggi, pihaknya juga bekerja sama dengan sejumlah pihak untuk menjaga keselamatan para wisatawan.


“Kami bekerja sama dengan Polda Banten, PMI, BPBD Banten dan kabupaten/kota, Badan SAR hingga Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Provinsi Banten,” ungkapnya.  
Ketua Balawista Provinsi Banten Ade Ervin mengatakan, untuk keamanan wisatawan pihaknya menyiagakan 144 relawan di 13 posko untuk 40 objek wisata pantai di empat daerah yang menjadi tujuan wisata. Senada dengan Eneng, dia berpendapat rendahnya angka kecelakaan dipengaruhi oleh kesadaran para wisatawan yang tinggi. “Imbauan-imbauan sekarang sangat diperhatikan oleh wisatawan,” katanya.


Dari pada kecelakaan wisata tirta, kejadian yang sering terjadi pada libur lebaran kali ini adalah kasus anak hilang di objek wisata pantai. Hal itu terjadi karena lokasi wisata yang ramai sehingga konsentrasi anak maupun orang tua terpecah. “Tapi semua berhasil dipertemukan kembali,” tuturnya. (dewa)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook