Pekerja Harus Dihitung Lembur

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 27 Juni 2018 - 15:06:52 WIB   |  dibaca: 184 kali
Pekerja Harus Dihitung Lembur

DIHUTANG LEMBUR : Kabid Hubungan Industrial Disnakertrans Kota Serang Ratu Ani Nuraeni (kiri) menyosialisasikan terkait libur nasional pada hari pencoblosan kepada perwakilan salah satu perusahaan di Kota Serang, Selasa (26/6).

SERANG- Pemerintah telah menetapkan hari pencoblosan pada 27 Juni (hari ini) sebagai hari libur nasional. Bila perusahaan tetap mempekerjakan pekerjanya, maka harus dihitung sebagai lembur.


Kepala Bidang Hubungan Industrial Disnakertrans Kota Serang Ratu Ani Nuraeni mengatakan bahwa seusai dengan keputusan presiden nomor 15 tentang hari pemungutan suara pemlihan gubernur dan wakil gubernur, bupati dan wakil bupati, serta walikota dan wakil walikota tahun 2018 pada hari pencoblosan merupakan hari libur nasional. Karena itu, baik pegawai aparatur sipil negara (ASN) maupun swasta libur pada hari tersebut. “Seluruh perusahaan wajib meliburkan karyawan,” kata Ani, Selasa (26/6).


Ani mengatakan bahwa para pegawai dan pekerja pada hari itu harus menggunakan hak pilih mereka dan datang ke TPS untuk mencoblos. Karena itu bila ada perusahaan yang tetap mempekerjakan pekerja karena asalan produksi harus tetap berjalan atau toko harus tetap buka, maka harus dihitung sebagai lembur. “Tinggal dihitung mereka kerja berapa jam dan dikali dengan upah lembur,” ujarnya.


Ia mengaku sudah menyebarkan informasi tentang libur pada hari pencoblosan itu lewat email dan grup WhatsApp. Penyebaran melalui media elektronik dilakukan agar lebih cepat tersebar karena surat keputusan walikota Serang baru ditandatangani pada H-2 pencoblosan, sehingga tidak cukup waktu bila dikirim melalui cara biasa. Keputusan libur itu menjawab pertanyaan dari sejumlah perusahaan mengenai libur atau tidaknya hari pencoblosan. “Para HRD sudah sering bertanya libur atau tidak pada saat hari pencoblosan,” ujarnya.


HRD Giant Sempu Adi Satria mengatakan bahwa pada hari pencoblosan pihaknya akan buka siang mulai pukul 10.00 setelah para pekerja nyoblos. Giant sendiri tetap mempekerjakan sebagian karyawannya pada hari itu dan akan dihitung sebagai lembur. “Sebanyak 40 orang dari 104 orang pekerja tetap bekerja saat pencoblosan dan akan dihitung lembur. Di kita 90 persen pekerja Giant warga Kota Serang,” katanya. (tohir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook