PT SBM Mulai dari Nol Lagi

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Kamis, 28 Juni 2018 - 15:39:23 WIB   |  dibaca: 989 kali
PT SBM Mulai dari Nol Lagi

MASIH NUMPANG : Pintu masuk kantor PT Serang Berkah Mandiri yang masih menumpang di kantor Radio Serang Gawe FM, Rabu (27/6).

SERANG - Selepas pergantian direksi dan komisaris, PT Serang Berkah Mandiri (SBM) sampai saat ini belum melakukan aksi korporasi. Komisaris PT SBM Isbandi mengatakan bahwa pihaknya masih menunggu proses perubahan status PT SBM dari BUMD ke perseroan daerah (perseroda).

Perubahan BUMD ke Perseroda merupakan amanat dari UU Nomor 32 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. "Makanya kita menunggu itu secara legal dulu. Ke depan mudah-mudahan ke depan kita akan fokus pada persoalan penggalian potensi. Jadi ya agak berbeda dari mekanisme oleh kepemimpinan yang lalu," kata Isbandi, kemarin.


Isbandi mengibaratkan bahwa PT SBM kini mulai dari nol lagi. "Makanya dengan kejadian lalu kita dari nol lagi. Jadi kita berangkat dari awal dengan semangat baru. Mudah-mudahan ke depan kelalaian-kelalaian yang lalu bisa kita obati dengan direksi yang baru ini. Berat gak berat tapi kan ini amanah. Sebenarnya dengan kondisi apapun SBM akan berupaya semaksimal mungkin agar ada hasil yang dibanggakan," katanya.


Meski belum melakukan aksi korporasi, pihaknya, kata Isbandi, sebenarnya sudah memiliki beberapa perencanaan yang akan dilakukan. Pertama adalah mengubah logo SBM dengan logo yang lebih segar dan memberikan motivasi baru dalam bekerja.

Selain itu juga mendata potensi daerah yang bisa digarap dan mengurangi pelaksanaan proyek-proyek di mluar daerah. "Yang penting adalah bagaimana caranya SBM ini kita dorong menjadi motor bisnis di Kabupaten Serang," tutur politisi Partai Golkar tersebut.


Gambaran sektor yang akan digarap salah satunya adalah di bidang pertanian dengan mendorong pengembangan dan inovasi komoditas padi dan jagung. "Kemudian pemanfaatan kebutuhan air dingin di wilayah kita yang lumayan panas ini. Kita akan mencoba inovasi pemenuhan kebutuhan masyarakat yang tidak dilakukan pihak swasta yang lain," katanya.


Proyek-proyek di luar Pemkab Serang juga menurutnya masih memungkinkan digarap jika prospek dan keuntungan yang didapatkan bagus. "Kalau masih bisa digarap oleh SBM tidak masalah. Yang terpenting kan kita tidak menjalankan proyek pengusaha lokal," tuturnya.


Sementara, soal keuangan PT SBM, Isbandi tidak mau banyak berkomentar. Hanya saja ia tak membantah jika direksi yang lama mewariskan cukup banyak persoalan ke manajemen yang baru. "Kalau soal keuangan ditanya saja ke Inspektorat," tuturnya.


Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Serang Mansur Barmawi mengatakan bahwa semenjak ditunjuk bupati sampai saat ini direksi dan komisaris PT SBM tidak pernah berkomunikasim secara resmi dengan komisi III. "Baru lewat telepon ngasih tau doang. Harusnya mah gitu (bertemu secara resmi -red)," kata Mansur.


Mansur berharap, direksi dan komisaris PT SBM yang baru bisa membawa PT SBM ke arah yang lebih jelas. "Core bisnisnya seperti apa harus mulai dipikirkan. Agar ke  depan ini bisa lebih jelas penghitungan bisnisnya. Di Kabupaten Serang masih banyak peluang.

Misalnya bergerak di bidang pariwisata. Atau bermitra dengan perusahaan- perusahaan di Kabupaten Serang terkait dengan perdagangan. Tinggal bagaimana manajemennya saja dan dorongan dari pemerintah SBM," katanya.


Mansur mengakui bahwa PT SBM memiliki kasus soal keuangan yang harus dikembalikan ke kas daerah oleh direksi yang lama. Sayangnya, Mansur enggan berkomentar lebih jauh mengenai hal itu. "Persoalan keuangan SBM ada. Kita minta agar direksi yang lama bisa menyelesaikan. Kan diberikan waktu oleh pemerintah daerah" ujarnya. (fikri)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook