Pencari Kerja Membludak

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Jumat, 29 Juni 2018 - 10:50:07 WIB   |  dibaca: 441 kali
Pencari Kerja Membludak

ISI FORMULIR : Suasana pembuatan Kartu AK-1 atau Kartu Kuning yang dilakukan oleh pencari kerja di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon, Kamis (28/6).

CILEGON - Pencari Kerja (Pencaker) di Kota Cilegon membludak sejak dua bulan terakhir. Pasca Lebaran, jumlah pemohon Kartu AK-1 atau Kartu Kuning juga mengalami peningkatan.
Berdasarkan data yang dihimpun Banten Raya dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Cilegon, Kamis (28/6), jumlah pemoohon kartu kuning mengalami peningkatan sejak Mei 2018.

Pada Januari, pemohon Kartu Kuning mencapai 101 orang, Februari 106 orang, Maret 108 orang, April 148 orang, Mei 1.279 orang, dan Juni sampai tanggal 27 sudah mencapai 351 orang. Bulan Mei dan Juni terlihat ada peningkatan yang cukup siginfikan dibandingkan bulan lainnya.

Kepala Seksi (Kasi) Penempatan Tenaga Kerja Lokal pada Disnaker Kota Cilegon Wawan Gunawan mengatakan, memang dalam dua bulan terakhir pemohon Kartu Kuning mengalami peningkatan.

Hal tersebut, lantaran saat ini saat Mei baru saja ada pengumuman kelulusan Sekolah Menangah Atas (SMA) dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). "Setiap tahun, ketika setelah ada pengumuman kelulusan SMA atau SMK pasti ada peningkatan pemohon kartu kuning yang signifikan," kata Wawan kepada Banten Raya, Kamis (28/6).


Juni ini, tambah Wawan, peningkatan pemohon Kartu Kuning juga mengalami peningkatan. Peningkatan pemohon kartu kuning terjadi pasca Lebaran 2018. "Biasanya ada warga yang mudik dan saat balik ke Cilegon membawa saudaranya dan berdomisili di Cilegon, terus membuat KTP (Kartu Tanda Penduduk) Cilegon, kemudian membuat kartu kuning sebagai syarat mencari kerja," tambahnya.


Menurut Wawan, sejak awal Januari sampai 27 Juni 2018, jumlah pencaker di Cilegon sudah mencapai 2.093 orang. Sementara, jumlah lapangan kerja yang tersedia tidak mencapai jumlah tersebut. "Jumlah pencari kerja dan lapangan kerja yang tersedia memang tidak sebanding, tapi kami terus berupaya menjembatani antara industri dengan pencari kerja," tuturnya.


Diterangkan Wawan, pihaknya terus berkomunikasi berbagai perusahaan di Kota Cilegon yang membuka lowongan pekerjaan untuk memberitahukan ke Disnaker Kota Cilegon. Industri yang membuka lowongan kerja tidak memberitahukan ke Disnaker Kota Cilegon akan disurati oleh Disnaker Kota Cilegon. "Tujuannya, agar kami di Disnaker membantu menyebarluaskan informasi loker tersebut dan menjembatani antara industri dan pencari kerja," terangnya.


Staf Pembuatan Kartu Kuning pada Disnaker Kota Cilegon Ahmad Taufan mengatakan, saat ini memang pencari kerja membludak. Dalam sehari bisa mencapai puluhan orang yang membuat kartu kuning. "Apalagi, saat ini pelayanan kartu kuning hanya terpusat di Kantor Disnaker Kota Cilegon. Pelayanan di sebelah Kantor DKPS (Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil) sudah tidak ada lagi," katanya.


Terkait lowongan pekerjaan, tambah Taufan, pada Mei lalu cukup banyak rekrutmen bahkan jumlahnya mencapai ratusan kebutuhan tenaga kerja. Namun, pada Juni masih sepi, hanya beberpa industri yang melakukan rekrutmen pegawai. "Bulan lalu (Mei-red) kan ada Cilegon Center Mal yang dibuka, tenant-tenantnya seperti Ace Hardware, Super Indo, itu banyak yang membuka loker, jumlahnya seratus lebih. Sebagian besar yang dibutuhkan masih lulusan SMA atau SMK," tambahnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook