Enam Mobil Dilempar Batu di Tol

nurul roudhoh   |   Hukum  |   Jumat, 29 Juni 2018 - 15:26:13 WIB   |  dibaca: 692 kali
Enam Mobil Dilempar Batu di Tol

BAHAYA : Polisi meneliti batu besar yang dilempar dari atas JPO dan menimpa mobil di Kilometer 49, Tol Tangerang-Merak, kemarin.

SERANG - Enam mobil rusak setelah dilempar batu oleh seseorang yang tidak bertanggungjawab dari atas jembatan penyeberangan orang (JPO) di Tol Jakarta-Merak tepatnya di kilometer 49, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang arah Tangerang-Merak dalam waktu yang berbeda. Beberapa orang terluka akibat kejadian ini.


Berdasarkan informasi yang diperoleh Banten Raya, keenam mobil yang menjadi korban pelemparan batu oleh oknum yang tidak dikenal yaitu mobil Elf bernomor polisi B 7609 IZ, mobil Nissan March B 1769 PKO, Toyota Avanza A 1775 AP, Daihatsu Sirion B 1343 NYJ, Honda Brio A 1458 FQ, dan mobil Honda Freed bernomor D 1085 SIS Indrajaya (20), pengendara Honda Freed D 1085 SIS, mengatakan, kejadian yang yang menimpanya terjadi pada Rabu (27/6) pukul 23.10. Saat itu, warga  Bhayangkara, Kelurahan Sumur Pecung, Kecamatan Serang ini baru saja pulang dari Kota Bogor.


"Saya dari Bogor mau ke Serang Timur, kejadiannya malam. Saat di lokasi tiba-tiba ada batu dari atas menghatam kaca sampai tembus kedalam mengenai tangan saya dan adik saya," kata Indra yang merupakan mahasiswa di Institut Pertanian Bogor (IPB), Kamis (28/6).


Saat kejadian itu, Indra terus melanjutkan perjalanan karena khawatir insiden itu jadi modus kejahatan perampokan.  "Kecepatan normal sekitar 80 sampai 100 kilometer perjam. Posisi batu ada di tengah, terkena tangan saya sebelah kanan dan tangan adik saya juga kena. Gak langsung minggir, takut begal (pelaku pelemparan). Setelah 1 kilometer (dari lokasi kejadian) baru berhenti dan lansung keluar pintu tol Serang Timur menuju rumah sakit Sari Asih," ujarnya.


Indra mengungkapkan aksi pelemparan batu dari atas JPO itu bukan hanya menimpa kendaraan miliknya saja. Sebab di lokasi kejadian ada lebih dari dua mobil. "Nggak lama setelah saya, ada sopir truk (Elf bernopol B 7609 IZ) kepalanya juga bocor, korban lebih dari 3 (kendaraan). Saya langsung buat laporan info saja ke Polda dan PJR," ungkapnya.


Guna mengantisipasi kejadian serupa, Indra meminta pengelola jalan tol untuk dapat meningkatkan pengamanan di jembatan penyeberangan orang juga meninggikan pagar pembatas jembatan. "Penahan pagar ditinggikan, dan semoga pelaku bisa segera ditangkap," katanya.


Kapolres Serang Kabupaten AKBP Indra Gunawan membenarkan adanya peristiwa pelemparan batu ke dalam tol. Dari hasil olah tempat kejadian perkara, pelemparan batu diperkirakan berasal dari atas jembatan penyebrangan. "Berdasarkan saya cek lokasi itu ada jembatan penyeberangan yang menghubungkan dua desa, kemungkinan dari situ (jembatan)," ujarnya.


Indra mengungkapkan pihaknya masih melakukan penyelidikan. Sedangkan, untuk mencegah kejadian serupa, anggotanya melakukan patroli di sekitar penyeberangan. "Kita jemput bola untuk meminta keterangan dari korban, kasus  ini (pelemparan batu) sedang kita sidik," ujarnya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook