Dari Tangan Kreatif, Hasilkan Pernak-Pernik Cantik

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 03 Juli 2018 - 11:47:01 WIB   |  dibaca: 258 kali
Dari Tangan Kreatif, Hasilkan Pernak-Pernik Cantik

TAMPAK CANTIK : Hasil kerajianan tangan-tangan kreatif kaum ibu-ibu yang ada di Kelurahan/Kecamatan Citangkil, Senin (2/7).

CITANGKIL - Wirausaha dianggap sebagian orang sebagai solusi mengatasi pengangguran. Sepereti halnya wirausaha industri kreatif. Salah satu industri kreatif di Kota Cilegon adalah Industri Kreatif Perempuan Rukun Warga (RW) 11, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Senin (2/7).

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Lantai 11 meruapakan salah satu UMKM yang lahir di masyarakat. UMKM yang diberi nama Lantai 11 tersebut berisikan ibu-ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) RW 11. UMKM Lantai 11 tersebut dikomandoi oleh Ketua PKK RW 11, Kelurahan Citangkil yaitu Rubiyati.

Rubiyati mengatakan, UMKM Lantai 11 sendiri ada beberapa kelompok. Lahir sekitar dua tahun lalu. Ia membagi ke dalam empat kelompok, yaitu Rumah Rajut, Rumah Pepes, Rumah Kuliner dan Rumah Kreasi. "Dari empat kelompok tersebut, hasilnya beda-beda dan memunyai ciri khas sendiri," kata Rubiyati kepada Banten Raya, kemarin.

Rubiyati menjelaskan, Rumah Rajut sendiri memproduksi barang-barang melalui proses perajutan, seperti tas rajut, sepatu rajut, dompet rajut, dan yang lainnya. Sementara, untuk Rumah Kreasi memrpduksi cindera mata seperti gantungan kunci. Rumah Pepes, memroduksi pepes dari berbagai jenis bahan baku. "Kalau Rumah Kuliner produknya seperti kue kering, keripik, dan yang lainnya," jelasnya.


Diterangkan Rubiyati, dari masing-masing kelompok, ada lima sampai tujuh orang yang menangani. Seperti di Rumah Rajut, ada pembuatan sepatu yang dibuat dengan cara dirajut. "Bahan bakunya kain dan benang, harganya bervariasi ada yang mencapai Rp 100 ribu sampai Rp 200 riibu," terangnya.


Saat ini, lanjut Rubiyati, pemasaran dilakukan melalui media sosial. Seperti facebook, dan instragram, menjadi cara pemasaran yang efektif. "Saat ini produknya sudah ke luar kota," terangnya.

Pembuat Tas Rajut, Tri Rahayau mengatakan, untuk membuat tas atau sepatu rajut, sehari bisa dua pcs. Saat ini, produknya telah dipesan ke luar kota melalui pemasaran orang-orang terdekat. "Dari teman-teman, ada teman sekolah, keluarga yang di luar kota, seperti Jakarta, Bandung," katanya.


Harga yang ditawarkan untuk barang kerajinan hasil tangan kreatif warga Ramanuju Tegal tersebut, dibanderol sangat murah. Pilihan warna juga banyak.Salah satu perajin, Ismayanti mengatakan, untuk pembuatan gantungan kunci dari bahan acrilic prosesnya cukup sulit. Butuh ketelitian untuk membuat satu gantungan kunci. Namun, hasil dari tangan kreatif tersebut cukup menarik dan bisa sebagai oleh-oleh dari Cilegon. "Harga terjangkau kok," katanya.


Pembina UMKM Lantai 11, Nurrotul Uyun menegaskan, hasil tangan-tangan kreatif warga Ramanuju Tegal perlu diapresiasi. Dengan adanya UMKM tersebut, bisa dijadikan wadah untuk ibu-ibu PKK menghasilkan pundi-pundi rupiah. "Bisa dijadikan cindera mata yang menarik dari Cilegon," tegasnya. (AINUL GILLANG)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook