Perketat Adminitrasi Kependudukan Warga Pendatang

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 03 Juli 2018 - 11:52:56 WIB   |  dibaca: 163 kali
Perketat Adminitrasi Kependudukan Warga Pendatang

PANTAU PELAYANAN : Lurah Sukmajaya Ade Risky Kurniawan (pakai peci) memantau pelayanan kependudukan, terutama terkait pembuatan dokumen kependudukan warga pendatang, Selasa (2/7).

Pemerintah Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang terus memperketat persoalan adminitrasi warga pendatang pasca Idul Fitri 2018. Untuk itu, pemerintah kelurahan terus melakukan koordinasi aktif dengan Ketua Rukun Tangga (RT) dan Ketua Rukun Warga (RW) agar meminta data kependudukan warga yang datang mengontrak dan kos di wilayahnya, sehingga kondusifitas lingkungan tetap terjaga dengan baik.  


Lurah Sukmajaya Ade Risky Kurniawan mengatakan, koordinasi kepada Ketua RT dan RW dalam mengantisipasi kedatangan warga pendatang sudah dilakukan jauh-jauh hari sebelum Idul Fitri, sehingga para Ketua RT dan RW lebih siap dalam menghadapi kedatangan warga pendatang setelah idul fitri.

"Sebelum libur lebaran kami berkumpul dengan RT dan RW. Kami sampaikan kepada mereka untuk melakukan pengetatan terhadap warga pendatang. Mereka harus ketat terutama terkait persoalan identitas kependudukan warga pendatang," katanya kepada Banten Raya, Selasa (2/7).


Ade menjelaskan, selain meminta RT dan RW untuk respon cepat dan melakukan pendataan warga pendatang. Pemerintah Kelurahan Sukmajaya bersama dengan Pemerintah Kecamatan Jombang dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon juga direncanakan akan melakukan monitoring terhadap keberadaan warga pendatang. Hal tersebut untuk mengantisipasi kemungkinan negatif yang berpotensi terjadi.

"Kami biasa melakukan monitoring rutin. Ini untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi seperti terorisme dan juga peredaran narkoba yang berpotensi terjadi dan dilakukan oleh warga pendatang. Mereka pendatang wajib lapor jika saat dilakukan monitoring diketemukan belum melapor kami akan lakukan pembinaan," jelasnya.


Sementara itu, Sekretaris Lurah Sukmajaya Edi Juniwin mengungkapkan, meski jumlah warga pendatang di Kelurahan Sukmajaya tidak sebanyak kelurahan lainnya. Namun, pengetatan terhadap keberadaan warga pendatang tetap harus dilakukan. Hal tersebut agar adminitrasi kependudukan juga tetap tertib.

"Secara aturan tetap harus melaporkan keberadaannya kepada Ketua RT and RW setempat. Jika melapor maka keberadaanya juga akan terus terpantau, sehingga jika terjadi hal yang tidak diinginkan RT dan RW setempat tidak disalahkan," ungkapnya.


Edi menegaskan, selain meminta Ketua RT dan RW untuk jemput bola, diharapkan para pemilik kontrakan dan kosan juga kooperatif melaporkan data Kartu Tanda Penduduk (KTP) atau data kependudukan lainnya kepada aparatur setempat. Hal tersebut untuk bisa terus memantau perkembangan pendatang disekitar wilayah tersebut.

"Kami juga selalu memberikan imbauan kepada pemilik kosan dan kontrakan untuk bersama-sama menjaga lingkungan dengan melaporkan setiap penghuni kosan dan kontrakan, sehingga mereka terdata dan keberadaanya jelas," tegasnya. (uri)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook