Musda KNPI Akomodir OKP Tidak Aktif

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 03 Juli 2018 - 11:59:23 WIB   |  dibaca: 437 kali
Musda KNPI Akomodir OKP Tidak Aktif

JUMPA PERS : Ketua Karateker DPD KNPI Kota Cilegon Deni Suamntri didampingi jajaran pengurus dan panitia Musda foto bersama usai jumpa pers, Senin (2/7).

CILEGON – Panitia Musayawarah Daerah (Musda) ke-7 Dewan Pengurus Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Cilegon menyatakan jumlah peserta yang akan ikut dalam Musda semakin meningkat.

Hal tersebut karena beberapa Organisasi Kepemudaan atau Kemahasiswaan (OKP) yang sudah menjadi peninjau pada Musda periode lalu akan ditetapkan menjadi peserta tetap pada Musda sekarang serta beberapa OKP yang belum berhimpun juga dipastikan akan mendaftar dan menjadi peserta peninjau.


Ketua Panitia Musda ke-7 DPD KNPI Kota Cilegon Ovar mengatakan, panitia Musda sudah mengirimkan surat kepada OKP baru dan OKP yang menjadi peserta dan ikut dalam Musda ke-6 DPD KNPI Kota Cilegon untuk mendaftarkan diri kembali menjadi peserta Musda. Sementara untuk pendaftaran peserta Musda akan dimualai pada 1-8 Juli. Untuk itu, seluruh OKP diharapkan bisa datang kesekretariat melakukan pendaftaran.

 "Pada Musda yang lalu peserta ada sekitar 48 OKP sebagai peserta tetap dan 2 OKP peserta peninjau. Kami sudah sampaikan juga pada Juni kemarin kepada beberapa OKP baru untuk ikut dan berhimpun didalam KNPI, sehingga mereka bisa ikut juga dalam Musda. Akan ada lebih dari 50 OKP yang diprediksi ikut dalam Musda ini," katanya kepada Banten Raya saat memberikan keterangan dalam konfrensi pers di sekretariat DPD KNPI Kota Cilegon Lingkungan Kubang Laban, Kelurahan Jombang Wetan, Senin (2/7).


Ovar menambahkan, setiap OKP yang ada di Kota Cilegon bisa mendaftarkan diri sebagai peserta. OKP yang mendaftar hanya diminta melampirkan Surat Keputusan (SK) kepengurusan yang masih aktif. "Kami masih menunggu OKP yang daftar. Hanya cukup melampirkan SK kepengurusan yang aktif, meraka pasti akan kami akomodir menjadi peserta dalam Musda," tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Panitia Musda Samsul Arifin mengungkapkan, tidak ada ketentuan yang mengharuskan OKP tersebut adalah OKP yang aktif menjalankan program kerja atau perkaderan. Panitia hanya mensyaratkan jika Surat Keputusan (SK) kepengurusan yang dimilikinya masih aktif.

 "Memang ada beberapa OKP yang aktif hanya ketika Musda. Namun, hal tersebut tidak menjadi syarat. Sebab kami hanya mensyaratkan OKP harus mendaftar dan melampirkan SK kepengurusan," ungkap pria yang akrab disapa Ipin.


Ipin melanjutkan, karena banyak OKP yang tidak aktif, panitia sekarang kebingungan untuk melayangkan surat dan berkoordinasi dengan OKP tersebut. "Beberapa aktif menjalankan program. Namun, jika tidak aktif justru kami merasa kebingungan untuk menyampaikan surat undangan," lanjutnya.


Ketua Karateker DPD KNPI Kota Cilegon Deni Sumantri menegaskan, meski beberapa OKP tidak aktif. Namun, jika menyerahkan SK kepengurusan yang masih aktif maka panitia akan tetap mengakomodir OKP tersebut sebagai peserta Musda. Sebab, persoalan aktif atau tidak aktif bukan ketentuan yang ada dalam aturan Musda. "Kami akan akomodir yang terpenting SK kepengurusannya aktif. Karena itu syarat ikut dalam Musda," tegasnya. (uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook