6 Bulan Rugi Rp 3,3 Miliar

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Selasa, 03 Juli 2018 - 12:02:45 WIB   |  dibaca: 370 kali
6 Bulan Rugi Rp 3,3 Miliar

SIAGA : Beberapa unit mobil pemadam kebakaran terparkir di halaman Kantor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon, Senin (2/7).

CILEGON - Pada semester pertama 2018, di Kota Cilegon sudah ada 30 kejadian kebakaran. Akibatnya, bencana kebakaran itu telah menyebabkan timbulnya kerugian hingga Rp 3,3 miliar.Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Cilegon Ipan Zainudin mengatakan, selama setengah tahun, di Kota Cilegon sudah ada 30 kejadian kebakaran.

Jumlah tersebut dinilai cukup tinggi jika dibandingkan tahun 2016. "Pada 2016, dalam setahun itu ada 37 kejadian kebakaran. Kalau 2017 ada 83 kejadian selama setahun," kata Ipan kepada Banten Raya, Senin (2/7).

Kerugian akibat kebakaran di Kota Cilegon, tambah Ipan, didominasi oleh rusaknya bangunan yang terbakar maupun isi dari ruang yang terbakar. Selain pemukiman, beberapa gedung pemerintahan juga ada yang terbakar beberapa lalu seperti salah satu ruang di Kantor Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon. "Isi ruangan terbakar dan gedung harus mendapat perbaikan yang memakan uang tidak sedikt. Jadi wajar kalau jumlah total dalam enam bulan sudah Rp 3,3 miliar," tambahnya.


Menurut Ipan, pasca Lebaran, pihaknya mencatat ada beberapa kejadian kebakaran. Mayoritas penyebabnya adalah arus pendek. "Peristiwa kebakaran terakhir terjadi pada Sabtu (30/6), di Kantor Kelurahan Bulakan. Sepekan sebelumnya SDN (Sekolah Dasar Negeri) Blacu, penyebabnya sama, yaitu arus pendek," tuturnya.


Ditegaskan Ipan, meski dalam enam bulan terakhir sudah ada 30 kejadian kebakaran, Ia berharap dalam setahun jumlah kebakaran bisa menurun. Kebakaran di Kota Cilegon terjadi bukan pada pemukiman saja, melainkan ada tanah kosong, perkantoran, maupun industri. "Tapi, untuk urusan korban jiwa akibat kebakaran tidak ada," tegasnya.


Diterangkan Ipan, pihaknya telah banyak melakukan sosialiasi terkait dengan pencegahan kebakaran. Selain perkantoran, pihaknya juga bermitra dengan Taman Kanak-Kanak (TK) di Kota Cilegon, yang secara rutin berkunjung ke Kantor DPKP Kota Cilegon secara bergiliran untuk simulasi pemadaman dan sosialiasi pencegahan kebakaran. "Di TK bukan cuma anak-anaknya saja yang dapat pelajaran, karena anak-anak juga didampingi orang tua dan gurunya, di situ kita sosialiasi. Semoga masyarakat semakin paham terkait bahaya kebakaran dan pencegahannya," terangnya.


Ia menambahkan, selain melakukan pemadaman, DPKP juga bertugas melakukan pencegahan. Simulasi pencegahan kebakaran juga dilakukannya di beberapa kantor dinas maupun kecamatan atau kelurahan. Bahkan, di setiap kecamatan sudah ada petugas yang secara khusus dilatih oleh tim dari DPKP Kota Cilegon untuk menangani kebakaran secara dini. "Kalau di kantor-kantor atau di masyarakat sudah ada yang kami latih, kami berharap ketika ada peristiwa kebakaran masyarakat bisa memadamkan secara dini, sebelum mobil pemadam kebakaran datang, tujuannya agar api tidak meluas," tambahnya.


Lurah Bulakan, Kecamatan Cibeber, Narun Sukardi mengatakan, di Kantor Kelurahan Bulakan akhir pekan lalu terjadi kebakaran di ruang Seksi Kesejahteraan Sosial. Akibat kebakaran tersebut, kerugian mencapai belasan juta.

"Penyebabnya akibat korsleting listrik, karena pasa hari Sabtu di kantor tidak ada akitivitas, untung langsung cepat ditangani jadi tidak meluas," katanya.Diterangkan Nasrun, satu ruang yang terbakar beserta isinya akan segera direnovasi. "Dokumen penting di Seksi Kesos (Kesejahteraan Sosial) juga ada yang terbakar," terangnya. (gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook