Sertifikasi SDM Pariwisata Tunggu Lampu Hijau

nurul roudhoh   |   Bisnis  |   Selasa, 03 Juli 2018 - 12:50:44 WIB   |  dibaca: 288 kali
Sertifikasi SDM Pariwisata Tunggu Lampu Hijau

PROFESIONAL : Corporate Secretary LSP HCI Gustiyana (tiga dari kiri) saat meninjau mahasiswi Akparindo Kota Cilegon melakukan praktik memasak, kemarin.

SERANG – Pengurus Lembaga Sertifikasi Profesi Hospitality Cakrawala Indonesia (LSP HCI) masih menunggu lampu hijau dari Kementrian Pariwisata soal kelanjutan pelaksanaan uji sertifikasi kompetensi SDM kepariwisataan di Banten yang sempat tertunda pasca adanya perubahan strukutur di Kementerian Pariwisata.


Secretary Corporate LSP HCI Gustiyana mengungakpakan, kendati sempat tertunda, pelaksanaan sertifikasi SDM Pariwisata diagendkan akan dilakukan pada bulan Juli ini. Namun, pihaknya mengaku belum bisa memastikan kapan akan dilakukan.


“Sementara ini kita masih nunggu info dari pihak kementerian (Kemenpar). Sebab, didalam internal kementerian infonya baru ada perubahan pimpinan deputi. Tapi insyAllah infonya mungkin bulan ini akan mulai dibuka lagi,” ujar Gustiyana kepada Banten Raya, Senin (2/7).


Gusti mengatakan, pada tahun ini LSPH HCI menargetkan sebanyak 1.100  SDM pariwisata di Banten dapat tersertifikasi. Namun hingga kini jumlah SDM pariwisata yang telah sejak Januari lalu baru tersertifikasi 300 orang.“Total  300 orang yang telah disertifikasi ini dilakukan di Kabupaten Serang sebanyak 200 orang dan 100 orang di Kabupaten Lebak,” katanya.


Gusti melanjutkan, untuk pelaksanaan sertifikasi SDM pariwisata di Kabupaten/Kota lain rencananya akan dilakukan di Kota Tangerang Selatan.“Di Kota Tangerang Selatan ini kita akan melakukan sertifikasi sebanyak 300 peserta untuk enam bidang. Keenam bidang yang akan disertifikasi ini ada resepsionis, Food & Beverage Service, Food & Beverage produk, housekeeping, bartender dan bellboy," katanya.


Namun Gusti mengaku, LSP HCI masih menunggu lampu hijau dari Kemenpar."Jadi saat ini kita masih nunggu lampu hijau dari Kemenpar. Kalau sudah ada lampu hijau untuk uji kompetensi langsung kita adakan lagi," katanya.


Gusti berharap, dengan banyaknya SDM pariwisata yang sudah memiliki sertifikasi uji kompetensi, diharapkan dapat meningkatkan daya saing  pekerja hotel dan restoran di Banten di era Masyarakat Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).


"Harapannya semakin banyak SDM pariwisata baik itu hotel dan restoran yang disertifikasi, dapat semakin baik pula kualitas SDM pariwisata di Banten. Baik itu dari sisi pengetahuan maupun dari segi praktik dilapangan," harapnya. (ismet)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook