Pemkab Kesulitan Atasi Terminal PT Nikomas

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Selasa, 03 Juli 2018 - 14:45:47 WIB   |  dibaca: 91 kali
Pemkab Kesulitan Atasi Terminal PT Nikomas

SEMRAWUT : Puluhan angkutan kota (angkot) diparkir di sisi Jalan Raya Serang-Jakarta tepatnya di depan PT Nikomas Gemilang, Senin (2/7).

SERANG – Terminal angkutan pedesaan di Jalan Raya Serang-Jakarta, tepatnya di depan PT Nikomas Gemilang, Kecamatan Kibin kondisinya semakin semrawut. Akibatnya, kemacetan di jalan raya tersebut tidak terhindarkan terutama pada sore hari saat para karyawan pulang kerja. Semrawutnya terminal tersebut karena tidak mampu menampung kendaraan dalam jumlah banyak, sehingga kendaraan diparkir di sisi jalan.

Pjs Sekretaris Daerah (Sekda) Pemkab Serang Agus Erwana mengatakan, pihak PT Nikomas Gemilang telah menyerahkan pengelolaan terminal kepada gabungan sembilan kepada desa yang ada di Kecamatan Kibin, namun pelaksanaannya belum berjalan maksimal. “Saya sudah koordinasikan agar dibuatkan koperasi, terus gabung dengan koperasi Polres, supaya nanti penanganannya gampang. Di situ ada polres dan gabungan kepala desa,” ujar Sekda, Senin (2/7).

Dengan diserahkannya pengelolaan terminal dari PT Nikomas kepada sembilan desa tersebut, sebelumnya diharapkan penataan kendaraan di depan PT Nikomas bisa lebih tertata, namun yang terjadi justru sebaliknya. “Pemkab Serang sudah berusaha untuk mengambil alih pengelolaan terminal tersebut, namun sepertinya para kades sampai saat ini masih berat untuk menyerahkan ke pemda,” ujarnya.

Dengan pengelolaan yang kurang maksimal tersebut, lanjut Agus, kondisi terminal yang dijadikan tempat mangkal angkutan karyawan terlihat semrawut dan acak-cakan. “Kita sudah menyelesaikan tol Cikande (interchange-red), tinggal itu (terminal PT Nikomas-red) yang perlu dibenahi. Sebetulnya pas macetnya ini saat mau masuk sama mau keluar karyawan, angkot yang bikin semrawut,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan (LLJ) Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Serang Damar Wigutomo mengatakan, selama ini pihaknya sudah menempatkan petugas pengendalian dan operasi untuk mengatur kendaraan yang parkir di terminal depan PT Nikomas. Namun karena sudah over kapasitas, angkutan diparkir di pinggir jalan. “Kita setiap hari selalu turun pada saat jam kerja dan pulang kerja, tapi upayanya lebih kepada mengatasi rekayasa lalu lintas,” ungkapnya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook