Sigit Suwitarto Dicopot

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Selasa, 03 Juli 2018 - 15:05:42 WIB   |  dibaca: 258 kali
Sigit Suwitarto Dicopot

Pelanggarannya apa ya, tapi kategorinya ada, jelas. Biasanya kan kalau sampai nonjob itu (karena kesalahan) berat.

SERANG – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Banten Sigit Suwitarto dinonjobkan atau dicopot dari jabatannya. Sanksi tersebut diberikan lantaran yang bersangkutan melakukan sejumlah kesalahan dengan kategori berat.


Sekretaris Daerah (Sekda) Banten Ranta Soeharta membenarkan terkait kabar dicopotnya Sigit sebagai Kepala DPMD Provinsi Banten. Keputusan itu diambil dari sidang disiplin dan hasilnya sudah diserahkan ke Gubernur Banten Wahidin Halim.


“(Yang dinonjobkan) satu (orang). Yang jelas saya sidang disiplin. Selaku Ketua disiplin (Tim Pembibaan Disiplin Pegawai), saya sidang. (Hasilnya) diberikan kepada Pak Gubernur, nanti kita lihat hasilnya apa,” ujarnya kepada wartawan usai menghadiri rapat paripurna DPRD Provinsi Banten di Sekretariat DPRD Banten, KP3B, Kecamatan Curug, Kota Serang, Senin (2/7).


Ia menjelaskan, sanksi tersebut diberikan sebagai pembelajaran karena yang bersangkutan telah melakukan kesalahan. Ranta sendiri tak secara detil membeberkan kesalahan yang dimaksud, akan tetapi itu berkaitan dengan masalah finger print atau absensi elektronik.  


“Artinya sidang diberikan pelajaran. Salah satunya persoalan finger print, karena saya menyidangkan disiplin harus ada berita acara dari Inspektorat, salah satunya memang finger print,” katanya.


Disinggung apakah itu menjadi pertimbangan utama Sigit dinonjobkan, dia mengaku ada sejumlah pelanggaran lainnya. Ranta pun menegaskan kesalahan yang dilakukan Sigit cukup berat sehingga dijatuhkan sanksi pencopotan dari jabatan. “Yang lain penilaian pak Gubernur banyak. Pelanggarannya apa ya, tapi kategorinya ada, jelas. Biasanya kan kalau sampai nonjob itu (karena kesalahan) berat,” ungkapnya.


Saat didesak lebih lanjut, mantan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Banten itu enggan memberikan komentar. Ia mengaku, pihaknya akan memberikan keterangan lebih lanjut dalam waktu dekat. “Nanti dirilis. Belum dirilis, sehari dua hari ini kita rilis,” ujarnya.


Terkait hal tersebut, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy juga tak membantah kabar yang beredar. Bahkan, Andika sudah mengetahui permasalahannya. “Iya. Saya mengetahui permasalahan yang ada,” akunya.


Akan tetapi lebih terkait detail hal tersebut Andika melimpahkannya kembali ke Ranta. Andika pun berjanji akan merilis kebijakan tersebut dan alasannya. “Kalau terkait pensiun dengan non job itu ranahnya di Pak Sekda sebagai komandan dari ASN Pemprov Banten. Nanti dirilis ya, kenapa bisa dinonjobkan, kan itu nanti ada sebab dan musabab yang fatal dengan aturan ASN yang ada. Analisanya di Pak Sekda,” tuturnya.


Sementara itu, Sigit Suwitarto sendiri belum bisa dimintai keterangannya terkait kebijakan pencopotan dirinya sebagai Kepala DPMD Provinsi Banten. Sigit yang dihubungi via sambungan seluler tak memberikan respons. Pun demikian saat dihubungi via aplikasi whatsapp messenger tak berbalas meski pesan singkat singkat yang dilayangkan Banten Raya sudah terkirim ke ponselnya. (dewa)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook