Jalan Aspal Plastik Diuji Coba

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Rabu, 04 Juli 2018 - 14:24:02 WIB   |  dibaca: 1500 kali
Jalan Aspal Plastik Diuji Coba

UJI COBA : Pengaspalan jalan di Kawasan Industri PT Chandra Asri Petrochemical yang menggunakan aspal plastik, Selasa (3/7).

CILEGON - PT Chandra Asri Petrochemical Tbk (CAP) didampingi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen-PUPR) mulai melakukan uji coba dan meresmikan penerapan aspal plastik dilingkungan pabrik di Kelurahan Gunung Sugih, Kecamatan Ciwandan, Selasa (3/7).

Metode pengaspalan jalan menggunakan aspal plastik itu juga menarik perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon. Sebab, selain nilai ekonomis juga untuk keberlangsungan alam di kemudian hari dengan mendaur ulang limbah plastik. Dimana, PT CAP berkomitmen untuk mendukung target pemerintah dalam mengurangi limbah plastik di laut sebesar 70 persen sampai tahun 2025 mendatang.


"Kami berkomitmen penuh terhadap keberlanjutan dan ingin turut berkontribusi dalam mengurai permasalahan sampah plastik di Indonesia. Pemanfaatan sampah plastik dalam campuran aspal ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi di Indonesia," kata Presiden Direktur CAP, Erwin Ciputra disela peresmian jalan di Kawasan CAP oleh Plt Wakilota Cilegon Edi Ariadi dan Kementeria PUPR, kemarin.


Menurut Erwin, aspal plastik yang digunakan di atas area seluas 6.372 meter persegi itu terbuat dari bahan aspal biasa dengan campuran 5 hingga 6 persen atau sebesar  tiga ton sampah  plastik. Sesuai dengan hasil penelitian Kementerian PUPR, campuran limbah plastik ini dapat menambah daya tahan deformasi aspal. "Kami juga akan terus
mendukung Kementerian PUPR maupun kementerian lain yang terkait dalam meneliti efektifitas dan kegunaan aspal plastik ini," tuturnya.


Dalam pengerjaan implementasi aspal plastik, tambah Erwin, PT CAP diberikan pendampingan teknis oleh Kementrian PUPR yang sebelumnya telah melakukan uji coba terhadap  aspal plastik di beberapa kota, diantaranya Bekasi, Bali, Makassar, Solo, Surabaya dan Tangerang.

"Sampah plastik yang digunakan dalam pencampuran aspal ini berjenis HDPE (High Density Poly-ethylene) dan berbentuk kantong plastik kresek. Sampah plastik disini merupakan komponen tambahan yang bersifat komplementer dalam pencampuran aspal. Dengan komposisi yang ideal, penambahan sampah plastik dapat meningkatkan nilai stabilitas campuran aspal plastik sebesar 40 persen sehingga tahan terhadap deformasi plastis dan tidak mudah retak," tambahnya.


Sementara itu, Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi mengatakan, aspal plastik merupakan upaya Pemkot Cilegon mendukung gerakan terhadap keberlangsungan lingkungan di kemudian hari. Di Cilegon saat ini juga sudah ada bank sampah, dari situ bisa mendapat banyak plastik yang dapat dijadikan campuran untuk aspal. "Selain efisiensi kita juga dukung Go Green," kata Edi.


edi berharap, ke depan ada beberapa ruas jalan di Kota Cilegon yang menggunakan aspal plastik. Pihaknya juga meminta dukungan dari pemerintah pusat melalui Kementerian PUPR dan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman yang secara langsung sudah meninjau aspal plastik di Chandra Asri Petrochemical. "Dari kementerian juga kami harap ada bantuan untuk peralatan daur ulangnya," harapnya.

Kepala Pusat Litbang Industri Hijau Kementerian Perindustrian RI, Teddy Caster Sianturi mengatakan, pemerintah pusat saat ini sedang menggalakan untuk cinta lingkungan. Salah satu bentuk mencintai lingkungan dengan daur ulang sampah plastik. "Sampah plastik bisa didapat dari darat maupun dari laut. Tapi dari laut juga sangat banyak sampah plastik. Apalagi Cilegon ini memunyai garis laut di situ banyak sampah plastik yang bisa didaur ulang," katanya.


Ia menambahkan, limbah plastik yang didaur ulang bisa untuk campuran aspal. Bahkan, limbah plastik memunyai kandungan karbon yang cukup tinggi dan membuat aspal menjadi lebih kuat. "Tentu untuk usia jalan lebih lama dan jangka panjang, alam kita semakin terjaga dari kerusakan lingkungan. Apalagi aspal di Indonesia masih impor, ini yang membuat harga aspal murni mahal," tambahnya. (tasir/gillang)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook