Babinsa Jadi Ujung Tombak Sukseskan Program KB

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Rabu, 04 Juli 2018 - 14:31:10 WIB   |  dibaca: 290 kali
Babinsa Jadi Ujung Tombak Sukseskan Program KB

BERBINCANG : Bupati Pandeglang, Irna Narulita bersama Dandim 0601 Pandeglang, Letkol Inf Fitriana Nur Heru Wibawa dan Kepala DP2KBP3A Pandeglang, Raden Dewi Setiani berbincang di sela-sela pemasangan KB MKJP di Halaman Kodim 0601 Pandeglang, Selasa (3/7).

PANDEGLANG - Personel Bintara Pembina Desa (Babinsa) menjadi garda terdepan dalam menyukseskan pencanangan Bhakti TNI Program Keluarga Berencana (KB) Kesehatan Terpadu Kodim 0601 Pandeglang tahun 2018.


Demikian disampaikan Komandan Kodim (Dandim) 0601 Pandeglang, Letkol Inf Fitriana Nur Heru Wibawa, dalam sambutannya pada acara Pencanangan Bhakti TNI KB Kesehatan Terpadu, di Aula Kodim 0601 Pandeglang, Selasa (3/7).


Kata Dandim, Babinsa harus mampu mengajak masyarakat untuk membangun semangat gotong royong dan bersinergi menjadikan kampung KB sebagai poros keluarga berkualitas.
"Selain Babinsa yang menjadi ujung tombak kami. Pak Danramil dan camat juga diharapkan dapat membina masyarakat di wilayahnya masing-masing. Kita harus memberikan pencerahan dan pengetahuan kepada masyarakat dalam segi kesehatan," katanya.


Hadir dalam acara itu, Bupati Pandeglang, Irna Narulita, Wakapolres Pandeglang, Kompol Maya Gent Hitijahubessy, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana, dan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Pandeglang, Raden Dewi Setiani, Persatuan Isteri Prajurit (Persit) Ranting Cabang XXXIII 0601 Pandeglang, para camat, hingga pejabat di lingkungan Pemkab Pandeglang. Pada acara tersebut juga diadakan pemasangan KB Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) sebanyak 300 akseptor, IUD 50 akseptor, dan IVA PAP Smear 150 akseptor.


Dandim mengatakan, untuk mendukung berjalannya kegiatan bhakti TNI KB perlu adanya dorongan dari semua pihak. Karena kegiatan itu salah satu manunggal kesehatan masyarakat untuk menuntaskan program pemerintah.


Dandim berharap, kegiatan itu dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di bidang kesehatan. Sehingga masyarakat dapat mengikuti program pemerintah untuk mengatur jarak kelahiran. "Semoga dengan adanya kegiatan KB ini kesehatan masyarakat dapat lebih meningkat, dan berjalan dengan baik. Anjuran mengikuti KB bukan larangan melahirkan, tetapi pemerintah mengharapkan adanya pengaturan jumlah anak untuk mewujudkan keluarga yang berkualitas," katanya.


Dandim mengaku akan berusaha menyukseskan program KB, karena kegiatan itu diharapkan dapat mendorong masyarakat Pandeglang dalam kesehatan. "Mari Babinsa dan Bhabinkamtibmas kita bersinergi untuk bersama-sama mendukung berjalannya program KB. Supaya Pandeglang lebih baik dari kabupaten/kota lain dalam meningkatkan kesehatan masyarakat. Selain mempertahan keamanan, kita juga akan semaksimal mungkin mensukseskannya program KB ini," harapnya.


Bupati Pandeglang, Irna Narulita menyatakan, untuk memiliki keluarga besar adalah hak masyarakat. Namun jika kemandirian ekonominya kurang memadai akan berpengaruh terhadap kualitas Sumberdaya Daya Manusia (SDM). Sehingga Irna mengajak masyarakat untuk mendukung program KB yang dicanangkan pemerintah daerah. "Saya berharap dua anak cukup, untuk membentuk keluarga berkualitas dan sejahtera," tuturnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook