Ngebut, Pelajar Tewas Terlindas Truk

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 04 Juli 2018 - 14:41:03 WIB   |  dibaca: 1024 kali
Ngebut, Pelajar Tewas Terlindas Truk

KECELAKAAN : Warga melihat korban yang sudah tak bernyawa di kolong truk, Kecelakaan yang terjadi di pertigaan Ciomas, Kampung Sirna Galih, Sukadana, Kecamatan Ciomas, Senin (2/7) malam itu menyebabkan 1 meninggal dan 1 orang teluka.

SERANG- Ridwan (15), pelajar SMP asal Cilongkrang, RT/RW 22/05, Desa Ciomas, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang tewas terlindas truk cold diesel berplat nomor A 8760 G, di Jalan Raya Palka, tepatnya di pertigaan Ciomas, Kampung Sirna Galih, Desa Sukadana, Kecamatan Ciomas, Senin (2/7) malam.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun Banten Raya, kecelakaan maut itu bermula ketika sepeda motor Yamaha Mio Soul berplat nomor A 6593 FC yang dikendarai Ridwan bersama Iwan (15) melaju dengan kencang dari arah Cinangka menuju Palima, Kota Serang, sekitar pukul 21.30.
 
Setibanya di lokasi kejadian, motor korban hilang kendali dan langsung jatuh. Pada saat yang bersamaan dari arah berlawanan datang truk yang dikemudikan Mamat (33), warga kampung Pagedangan, Desa Pabuaran, Kecamatan Pabuaran melaju ke arah Ciomas.
 
Kecelakaan maut tersebut pun tidak bisa dihindari. Ridwan masuk ke dalam kolong truk dan langsung terlindas ban belakang sebelah kanan. Tubuh Ridwan bagian perut hancur. Sedangkan Iwan selamat dari kecelakaan maut tersebut dan hanya mengalami luka-luka.
 

Kanit Laka Satlantas Polres Serang Kota Ipda Ade Komarudin mengatakan, dalam setelah kejadian itu, kedua korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Drajat Prawira Negara.
 
"Motor berjalan dengan kecepatan tinggi di pertigaan Ciomas, lalu mengambil badan jalan sebelah kanan dan secara bersamaan dari arah berlawanan ada truk yang melintas," katanya kepada Banten Raya, Selasa (3/7).

Ade menambahkan, guna menghindari kecelakaan yang serupa, pengendara diminta untuk berhati-hati saat melintas di tikungan jalan tersebut. Apalagi jalan itu merupakan jalan utama dan padat kendaraan.“Dalam kasus ini kerugian materi hanya Rp 1 juta. Selalu berhati-hati saat berkendara jangan kebut-kebut,” tambahnya.


Kerabat sopir truk, Halili, mengatakan bahwa dari informasi yang diperolehnya, truk yang dikemudikan oleh Mamat sudah berjalan di jalur yang benar dan tidak dalam keadaan kencang. Sebelum kecelakaan, motor yang dikendarai korban melaju cukup kencang. Padahal kondisi jalan di lokasi kejadian berbelok."Yang bawa motornya ngebut di pertigaan. Kalau mobil memang arahnya sudah benar dan tidak ngebut," katanya.


Menurut Halili, saat ini Mamat sudah dibawa ke Mapolres Serang Kota untuk menjalani pemeriksaan oleh pihak kepolisian. Sedangkan truk dan kendaraan korban sudah dievakuasi sebagai barang bukti."Sekarang saya mau melayat ke rumah duka. Mudah-mudahan kecelakaan ini dapat diselesaikan secara musyawarah, karena memang bukan faktor kesengajaan," ujarnya. (darjat)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook