Indomaret Tidak Berijin Dipersoalkan Warga

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Rabu, 04 Juli 2018 - 14:55:24 WIB   |  dibaca: 171 kali
Indomaret Tidak Berijin Dipersoalkan Warga

BELUM ADA IZIN : Indomaret di Kampung Nyamuk, Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara telah beroperasi meski tidak mengantongi izin, Selasa (3/7).

SERANG – Indomaret di Jalan Raya Bojonegara kilometer 7, tepatnya di Kampung Nyamuk, Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara dipersoalkan warga setempat. Pasalnya, keberadaan Indomaret tersebut selain diduga tidak mengantongi perijinan, juga tidak pernah ada sosialisasi kepada masyarakat sebelum pembangunan dilakukan.


Lilis Budiyani, warga Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara mengatakan, keberadaan Indomaret yang tepat berada di depan rumahnya dibangun tanpa memperhatikan lingkungan sekitar. “Keberatan warga itu berawal dari pembangunan Indomaret sampai pembukaan kurang lebih satu bulan. Akhirnya, saya menanyakan ke pihak Indomaret terkait ijin dari warga sekitar atau tidak,” kata Lilis, Selasa (3/7).


Ia menjelaskan, saat dikonfirmasi, pihak manajemen tidak bisa membuktikan jika Indomaret yang dibuka pada 30 Juni lalu tersebut telah mengantongi ijin dari Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Serang. “Setelah kami melakukan penelusuran, saya dari informasi ternyata warga yang diminta pernyataan tidak keberatan adanya Indomaret rumahnya jauh dari lokasi Indomaret,” ujarnya.


Lantaran merasa tidak dihargai oleh pihak Indomaret, pihaknya bersama warga yang rumahnya berada di sebelah Indomaret menggelar rapat di kantor desa yang turut dihadiri pihak Indomaret dan perwakilan dari kecamatan. “Hasil rapat, pihak Indomaret mengaku teledor karena tidak melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar dan belum mengurus ijin ke dinas perijinan.  Ngomongnya mau ngurus ijinnya,” tuturnya.


Lilis berharap, pihak yang berwenang dapat menertibkan Indomaret yang tidak mengantongi ijin tersebut, sehingga pihak Indomaret tidak bisa seenaknya melakukan usaha dengan mengabaikan masyarakat sekitar. “Kalau bisa ditutup dulu, biar pihak Indomaret mengurus semua ijinnya, kalau memang perlu dibuka, silahkan dibuka lagi. Jangan seenaknya begitu saja, seakan-akan kampung tidak ada penghuninya,” katanya.


Terpisah, Plt Sekretaris DPMPTSP Kabupaten Serang Wawan Ikhawanudin mengungkapkan, pihak Indomaret pernah melakukan konfirmasi terkait rencana pembangunan usaha di Desa Margagiri, Kecamatan Bojonegara. “Tim sudah ngecek ke lapangan ternyata lokasinya kurang dari 1.000 meter dari pasar tradisional, makanya kita tidak berani mengeluarkan ijin karena melanggar perda. Kalau sudah beroperasi, itu tinggal Satpol PP yang bertindak,” ujarnya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook