Rp7,4 Miliar untuk Insentif Honorer K2

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Rabu, 04 Juli 2018 - 14:57:32 WIB   |  dibaca: 194 kali
Rp7,4 Miliar untuk Insentif Honorer K2

HALAL BI HALAL : Bupati Serang Rt Tatu Chasanah menyerahkan surat tugas kepada perwakilan honorer kategori 2 pada acara halal bi halal yang digelar di SMPN 1 Kramatwatu, Selasa (3/7).

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang terus berupaya meningkatkan kesejahteraan para honorer kategori dua (K2) yang sedang berjuang agar diangkat menjadi calon pegawai negeri sipil (CPNS).

Pemkab Serang telah mengalokasikan anggaran Rp7,4 miliar untuk insentif yang khusus diperuntukan bagi honorer K2 dan operator sekolah. Hal itu diungkapkan Bupati Serang Rt Tatu Chasanah pada acara halal bi halal Forum Honorer K2 di SMPN 1 Kramatwatu, Selasa (3/7).


Tatu menjelaskan, Pemkab Serang telah menambahkan insentif honorer K2 dan operator sekolah sebesar Rp5,8 miliar untuk 2.911 honorer K2 sekolah dasar (SD), Rp624 juta untuk operator sekolah, dan Rp1 miliar yang disediakan untuk 1.476 honorer K2 SMP. “Dananya kita turunkan setahun sekali, masing-masing guru SD dan SMP mendapatkan Rp700 ribu, operator sekolah Rp350 ribu pe rorang. Pemkab Serang akan terus meningkatkan kesejahteraan para guru,” ujarnya.


Selain memberikan insentif kepada guru honorer K2, lanjutnya, Pemkab Serang juga memberikan beasiswa kepada para guru di Kabupaten Serang untuk meningkatkan kompetensi mereka dalam mendidik siswa-siswi di sekolah. “Selain berbagai insentif, Pemkab Serang mengganggarkan untuk peningkatan kompetensi guru, pengembangan minat dan bakat siswa maupun guru, kinerja sekolah serta akreditasi sekolah,” jelas Bupati.


Ia menilai, pemberian insentif terhadap honorer K2 tidak menyalahi aturan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Pasalnya, keberadaaan honorer K2 sudah tercatat secara resmi di pusat. Selain itu, keberadaan guru honorer K2 dan operator sekolah berhasil mengatasi kekurangan guru di Kabupaten Serang. “Saya sudah minta ke pemerintah pusat jika ada pembukaan CPNS untuk mengutamakan honorer K2 karena kalau pengabdian sudah lebih 35 tahun tidak bisa ikut yang kategori umum,” tuturnya.


Lebih lanjut Tatu meminta agar Dindikbud Kabupaten Serang untuk sementara menghentikan perekrutan guru honorer, karena Pemkab Serang masih melakukan verifikasi data guru honorer di Kabupaten Serang. “ Saya minta dindik untuk memverikasi masa kerja dan memisahkan antara bidang agar ke depan saya bisa ambil kebijakan untuk melihat anggaran lagi,” katanya.


Sementara itu, Ketua Forum Honorer K2 Asep Samsudin mengapresiasi Pemkab Serang yang memperjuangkan hak-hak guru honorer K2 agar mendapatkan kehidupan yang lebih layak. “Penantian selama 13 tahun untuk mendapat kejelasan, Alhamdulillah bisa diselesaikan oleh Ibu (Bupati-red) dengan memberikan kita surat tugas sebagai honorer K2. Kemudian kesejahteraan kita juga diperhatikan dengan baik,” katanya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook