DPRD Tagih Penertiban Rau

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Kamis, 05 Juli 2018 - 13:31:34 WIB   |  dibaca: 339 kali
DPRD Tagih Penertiban Rau

MENGGANGGU : Deretan lapak PKL yang berjualan di Pasar Rau, Kota Serang, Rabu (4/7). Lapak PKL ini memakan bahu jalan sehingga menjadi pemicu kemacetan.

SERANG- DPRD Kota Serang menagih janji Pemkot Serang yang menyatakan siap menertibkan Pasar Induk Rau (PIR) pasca pilkada. Penertiban Pasar Induk Rau semakin mendesak karena para pedagang semakin berani berjualan di bahu bahkan tengah jalan.

Maryaman, salah satu anggota DPRD Kota Serang mengatakan bahwa penertiban Pasar Induk Rau harus disegerakan sesuai aturan yang ada karena kondisi pasar tradisional tersebut saat ini semakin semrawut. Para pedagang kaki lima tidak hanya berani berjualan di trotoar, pinggir jalan, bahkan juga bahu jalan.“Tinggal kemauan dari eksekutif saja sekarang ini,” kata Maryaman, Rabu (4/7).

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyatakan bahwa Pasar Induk Rau merupakan sentra UKM, pedagang kecil, dan usaha kecil lainnya. Rau juga menjadi pusat perdagangan khususnya masyarakat menengah ke bawah.

Namun saat ini pusat perbelanjaan tradisional itu kumuh. Padahal, pasar merupakan salah satu wajah sebuah daerah.“Kalau kumuh begitu wajah Kota Serang mau dikeemanain?” katanya.

Menurut Maryaman, saat ini yang dibutuhkan hanya upaya konkret dari organisasi perangkat daerah (OPD) di Kota Serang yang terkait dengan masalah penertiban Pasar Induk Rau seperti Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP Kota Serang.“Yang konkret evaluasinya seperti apa itu yang harus dilakukan,” katanya.

Maryaman mengungkapkan bahwa sebelum pilkada ia bersama dengan beberapa anggota DPRD Kota Serang lain sudah berdiskusi dengan perwakilan pedagang Pasar Induk Rau, bahkan dengan Walikota Serang Tb Haerul Jaman dan sejumlah OPD seperti dinas perdagangan dan dinas perhubungan. Pada saat itu diputuskan penataan Pasar Induk Rau belum bisa dilakukan karena ada hajatan pilkada.“Tapi sekarang pilkada sudah beres makanya tinggal action,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Perindustrian Koperasi dan UKM Akhmad Benbela saat dimintai komentar melalui telepon seluler tidak mengangkat telepon yang dilakukan Banten Raya.


Pantauan Banten Raya di lapangan pedagang kaki lima semakin berani berjualan di jalan raya di sekeliling Pasar Rau. Bahkan jalan yang ada sudah semakin sempit karena menumpuknya pedagang kaki lima. Kondisi ini diperparah oleh juru parkir yang memarkirkan kendaraan, khususnya roda dua, di pinggir jalan di sekitaran Pasar Rau.

Beberapa kali Pemerintah Kota Serang melakukan penertiban pedagang kaki lima Rau tetapi tidak pernah bertahan lama. Malah para pedagang kaki lima semakin berani melanggar dengan berjualan di lokasi-lokasi terlarang. (tohir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook