Rumah Kuli Nyuci Tak Layak Huni

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Senin, 09 Juli 2018 - 13:48:48 WIB   |  dibaca: 108 kali
Rumah Kuli Nyuci Tak Layak Huni

TAK LAYAK HUNI : Rumah Mamat di Kampung Ciheulang tampak tidak layak huni, Minggu (8/7).

RANGKASBITUNG - Sebuah rumah yang terbuat dari bilik bambu milik pasangan suami istri Mamat (36) dan Elin (35) di Kampung Ciheulang, RT 03/01, Desa Cimangeunteung, Kecamatan Rangkasbitung kondisinya memprihatinkan. Beberapa bagian rumah mengalami kerusakan, sehingga rumah suami istri  yang sehari-hari bekerja sebagai kuli mencuci pakaian milik para teteangganya tersebut dinilai sudah tidak layak huni.


Warga Ciheulang, Desa Cimangeunteung, Kecamatan Rangkasbitung, Raka Rajasa mengatakan, kondisi fisik rumah Mamat dan Elin tersebut banyak yang mengalami kerusakan. Bahkan, akibat tidak memiliki biaya untuk memperbaikannya, maka kini rumah itupun tidak layak huni serta tidak sehat bila tetap digunakan sebagai rumah huni oleh keluarga Mamat. "Kami seluruh warga Ciheulang merasa prihatin melihatkan mondisi rumahnya yang benar-benar memprihatinkan," kata Raka kepada Banten Raya, kemarin.


Mengetahui ada program bantuan rehab bagi rumah tidak layak huni dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak, Raka menuturkan bahwa warga berharap agar rumah pasangan Mamat dan Elin tersebut bisa mendapatkan perhatian yang sama agar kondisi rumahnya tidak separah sekarang. "Kami akan mencari informasi persyaratan, apa saja yang harus ditempuh oleh Mamat dan Elin agar rumahnya tersebut bisa mendapatkan bantuan rehab rumah dari Pemkab Lebak," ungkapnya.


Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DKPP) Kabupaten Lebak, Wawan Hermawan mengatakan, usulan hibah atau bantuan sosial, khususnya bantuan rumah tidak layak huni tidak melalui dinasnya lagi, tetapi dihimpun oleh aparat desa atau kelurahan yang selanjutnnya membuat proposal yang datanya langsung diinput oleh Bagian Umum Sekretariat Daerah (Setda) Lebak melalui System Aplikasi Program (SAHATE). "Usulannya harus diinput paling lambat 6 bulan sebelum tahun anggaran berjalan. Seperti untuk kegiatan tahun depan, itu sudah diinput bulan juni yang lalu," katatanya. (hudaya)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook