FCTC Dukung Pandeglang Bebas Rokok

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Senin, 09 Juli 2018 - 13:54:18 WIB   |  dibaca: 116 kali
FCTC Dukung Pandeglang Bebas Rokok

DEKLARASI : Kepala DP2KBP3A Pandeglang Rd Dewi Setiani dan sejumlah anak muda mendeklarasikan Pandeglang bebas rokok di Alun-alun Pandeglang, kemarin.

PANDEGLANG- Framework Convention on Tobacco Control (FCTC) dan Forum Anak Pandeglang melakukan deklarasi Kabupaten Pandeglang sebagai Kota Layak Anak dan tanpa iklan, promosi, dan sponsor rokok, di Tugu Badak Alun-alun Pandeglang, Minggu (8/7).


Deklarasi FCTC yang merupakan perjanjian internasional tentang kesehatan masyarakat yang bertujuan melindungi generasi dari dampak rokok dan paparan asap rokok, sebelumnya sudah melakukan kegiatan serupa di seluruh Indonesia dan mengakhiri rangkaian acara di Kabupaten Pandeglang. Dalam deklarasi di Pandeglang, FCTC mengumpulkan anak-anak untuk ikut serta dalam deklarasi dan aneka kegiatan positif.


Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Raden Dewi Setiani menyangkan di Pandeglang sangat banyak iklan-iklan yang mempromosikan rokok di tempat umum. Bahkan, kata Dewi, semua mini market di Pandeglang masih membebaskan penjualan rokok.


"Menurut Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia atau YLKI, masih ada sekitar 68 persen mimimarket yang masih menjual rokok kepada anak anak. Kami sedang mendalami hal yang tersebut dengan terus berkonsultasi kepada Bupati agar bisa seperti Kabupaten lain yang melarang penjualan rokok kepada anak anak," katanya.


Sukarelawan FCTC Warrior yang juga berasal Pandeglang Imam menjelaskan bahwa FCTC di Indonesia salah tujuannya untuk mengenndalikan konsumsi rokok. "Di Asia, Indonesia satu satunya negara yang jadi sasaran kampanye anti rokok. Hasilnya belum maksimal dibanding negara tetangga Malaysia yang sudah mendapatkan dampaknya, seperti harga rokok yang melonjak tinggi dan tidak ada lagi iklan iklan yang mempromosikan rokok," katanya.


Menurutnya, Pandeglang sudah berkomitmen ingin menjadi suatu daerah yang layak anak mengadakan acara seperti ini dengan memberikan edukasi kepada anak anak. "Salah satu indikator kota layak anak adalah tidak adanya iklan promosi dan sponsor rokok," tutupnya. (muhaemin)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook