Keperawatan Untirta Gandeng EMS

nurul roudhoh   |   Pendidikan  |   Senin, 09 Juli 2018 - 14:17:53 WIB   |  dibaca: 4443 kali
Keperawatan Untirta Gandeng EMS

PELATIHAN : Peserta dan pembicara foto bersama usai mengikuti Pelatihan Basic Trauma Cardiac Support di Kampus FKIP, Serang, kemarin.

SERANG – Untuk meningkatkan kemampuan peserta didiknya, Jurusan Keperawatan Program D3 Universitas Negeri Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta), menggelar pelatihan basic trauma cardiac support (BTCLS).


Kegiatan yang dilaksanakan selama empat hari ini, melibatkan narasumber yang kompeten di bidangnya, yaitu Emergency Medical Service (EMS) 119 Jakarta yang merupakan lembaga penanganan trauma yang memiliki sertifikat dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).


Suripto TIM EMS 119 Jakarta mengatakan, materi yang disampaikan dalam pelatihan ini seputar peningkatan skil dalam penanganan truma, jantung, bencana alam serta penanganan gawat darurat lainnya dalam bidang medis.


“Output yang ingin dicapai dalam pelatihan ini adalah, meningkatkan kemampuan peserta dalam penanganan kondisi gawat darurat bagi pasien yang memiliki trauma,” kata Suripto kepada wartawan usai menyampaikan materi, kemarin.


Ia mengaku, pelatihan ini merupakan kegiatan rutin tahunan antara EMS 119 Jakarta dengan Jurusan Keperawatan Untirta yang sudah berjalan hingga 10 tahun. Ke depan, ia berharap kegiatan ini bisa ditingkatkan kembali.


“Kami juga berharap dengan adanya kegiatan ini, maka kualitas sumber daya lulusan Keparawatan Untirta lebih baik, jika dibandingkan lulsan keperawatan dari kampus lainnya,” ujarnya.
Ia menilai, persiangan dalam dunia kerja sangat ketat, dengan adanya pelatihan ini maka lulusan keparawatan Untirta bisa bersaing dalam dunia kerja. Karena peserta mampu menangani kondisi bagi pasien gawat darurat.


Senada disampaikan Ely Amaliyah, Ketua Pelaksana pelatihan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi para lulusan, terutama perawatan dalam kondisi gawat darurat. Sehingga mahasiswa bisa menolong pasien yang gawat darurat.


Materi yang disampaikan sesuai dengan kurikulum terbaru, dan kondisi yang terbaru. Insya Allah peserta akan mendapatkan ilmu penanganan pasien gawat darurat,” ujar Ely yang juga menjabat sebagai Unit litbang di EMS 119 Jakarta ini.


“Kami sudah 10 tahun melakukan kerjasama dengan Jurusan Keperawatan Untirta. Kami juga memiliki sertifikat dari kemenkes terkait dengan penanganan gawat darurat di tingkat nasional maupun internasional,” ungkapnya.


Pemateri yang terlibat dalam pelatihan ini, lanjutnya, adalah mereka yang memiliki kompetensi dan memiliki pengalaman di bidang gawat darurat. Materi yang disampaikan antara lain, penanganan pasien jantung, trauma kecelakaan atau musibah bencana alama yang diajarkan kepada peserta agar bisa menanganai kondisi tersebut.


“Poesertanya mahasiswa semester tingkat III, karena mereka memiliki persyaratan mata kuliah kegawat daruratan dengan dua SKS pada kasus ibu hamil atau melahirkan dan kasus anak-anak. Adapun jumlah peserta sebanyak 212 mahasiswa dan tiga dosen,” imbuhnya.Dalam kesempatan itu ia menyampaikan, peserta pelatihan akan mendapatkan sertifikat yang diakui dalam dunia medis. (satibi)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook