Bupati Raih Penghargaan Manggala Karya Kencana

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Senin, 09 Juli 2018 - 14:44:13 WIB   |  dibaca: 88 kali
Bupati Raih Penghargaan Manggala Karya Kencana

TERIMA PENGHARGAAN : Bupati Serang Rt Tatu Chasanah foto bersama Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, dalam acara penyerahan penghargaan MKK di Manado, Jumat (6/7).

SERANG - Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah meraih penghargaan Manggala Karya Kencana (MKK) yang diberikan langsung oleh Menteri Koordinator (Menko) Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Penghargaan diberikan karena bupati telah melakukan karya yang menonjol dalam pengembangan konsepsi, inovasi, dan sistem yang bermanfaat bagi program keluarga berencana dan pengembangan keluarga sejahtera.


Tatu mengatakan, penghargaan yang diraihnya tidak lepas dari peran serta masyarakat dan jajaran Pemkab Serang yang sudah bekerja keras untuk membangun keluarga yang sehat dan sejahatera di Kabupaten Serang. “Syukur alhamdulillah dan terima kasih atas penghargaan pertama kali yang diberikan untuk Kabupaten Serang. Keberhasilan ini juga tidak lepas dari peran serta semua pihak,” ujar bupati, Sabtu (7/7).


Pihaknya berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi Pemkab Serang untuk membangun kualitas masyarakat yang dimulai dari keluarga yang baik. “Keberhasilan ini juga tidak lepas dari keterlibatan seluruh elemen masyarakat yang telah berperan aktif dalam menggalangkan program KB (keluarga berencana) di Kabupaten Serang,” katanya.


Kepala Dinas Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DKBPPPA) Kabupaten Serang Oyon Suryono menuturkan, penghargaan yang diberikan pada acara puncak puncak Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXV di Manado tersebut tidak lepas dari kesuksesan dan keberhasilan program KB di Kabupaten Serang.“Secara kuantitas capaianya sampai di atas 70 persen pada akhir 2017 hingga 2018 dan secara kualitas diiringi terus meningkatnya kesejahteraan keluarga,” ujar Oyon.


Sementara itu, Harganas mengingatkan pada seluruh masyarakat Indonesia akan pentingnya keluarga sebagai sumber kekuatan untuk membangun bangsa dan negara. Masyarakat diharapkan untuk memperhatikan pembangunan ketahanan dan kesejahteraan keluarga, dengan menerapkan delapan fungsi keluarga secara optimal.


Delapan fungsi tersebut adalah agama, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi, dan lingkungan. Keluarga diharapkan memperhatikan pola asuh anak dan memberikan kebutuhan kesehatan, kasih sayang, cinta dan pendidikan yang sebaik- baiknya, kepada keluarga yang memiliki balita harus penuhi asupan gizi anak mulai dari 1.000 hari pertama kehidupan. (*/tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook