Kadis Pariwisata Nyalon Dewan

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Selasa, 10 Juli 2018 - 14:52:33 WIB   |  dibaca: 91 kali
Kadis Pariwisata Nyalon Dewan

SIAP NYALON : Kepala Dinas Pariwisata Pandeglang Salman Sunardi (kiri) menyerahkan berkas pengunduran diri sebagai ASN kepada Kepala BKD Pandeglang Ali Fahmi Sumanta, di Pendopo Pandeglang, Senin (9/7).

PANDEGLANG- Ketertarikan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pandeglang untuk berkiprah di jalur politik dalam pileg 2019 mendatang semakin bertambah. Badan Kepegawaian dan Diklat (BKD) Pandeglang mencatat ada 3 pejabat yang akan mengundrukan diri sebagai ASN untuk maju menjadi bakal calon legislatif (bacaleg). Namun yang sudah mengajukan surat mengundurkan diri sebagai ASN baru satu orang, yakni kepala Dinas Pariwisata Pandeglang Salman Sunardi.


Kepala BKD Pandeglang Ali Fahmi Sumanta menyebutkan, tiga ASN itu berasal dari kalangan camat, kepala bidang, hingga kepala OPD (organisasi perangkat daerah). Dari ketiga ASN ini, yang sudah mengajukan permohonan pengunduran diri sebagai ASN baru satu orang. "Yang baru mengajukan surat pengunduran diri baru Pak Salman Sunardi (kepala dinas pariwisata). Yang dua lagi belum ada. Mungkin masih berproses," kata Fahmi di Pendopo Pandeglang, Senin (9/7).


Menurutnya, untuk berkas pengunduran diri yang disampaikan Kepala Dinas Pariwisata Pandeglang Salman Sunardi sudah disampaikan kepada Bupati Irna Narulita. Dia menyebutkan, orang nomor satu di Pandeglang itu telah mengizinkan untuk berkiprah di jalur politik. Mengingatmereka telah memasuki usia pensiun. "Ya ibu (bupati Irna) juga mendukung dan merespon. Itu hak mereka, apalagi kan mereka akan memasuki masa pensiun," ujarnya.


Fahmi juga belum bisa memastikan dengan munculnya dua nama pejabat yang akan mencalonkan diri menjadi bacaleg tersebut. Dia mengaku masih menunggu keputusan resmi dari mereka, karena hingga saat ini belum adanya tindaklanjut. "Untuk dua pejabat dari eselon III A dan B belum ada kepastian. Sampai saat ini kita juga masih menunggu, kita berharap bisa segera dilengkapi, jangan sampai nanti ada hambatan," ungkapnya.


Fahmi mengingatkan ketiga pejabat tersebut untuk segera mengajukan permohonan pengunduran diri sebagai ASN sebelum nantinya ditetapkan sebagai daftar calon tetap (DCT) oleh KPU Pandeglang. "Sebelum mereka mendaftarkan diri ke KPU untuk menjadi bacaleg, akhir Agustus nanti pengajuan pengundurannya dirinya sudah harus masuk. Saya tekankan, bulan Agustus tiga ASN yang sudah punya niat nyalon sudah mengundurkan diri dari jabatannya," tegasnya.


Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Pandeglang Salman Sunardi membenarkan kabar itu. Dia mengaku telah mengajukan pengunduran diri ke Badan Kepegawaian Negara (BKN), dan Bupati Pandeglang Irna Narulita. "Surat pengunduran diri sudah saya ajukan ke BKN dan ibu bupati. Alhamdulilah mendapatkan persetujuan dan menyetujuinya," ujarnya.


Salman menyebutkan dirinya telah memantapkan diri menjadi calon anggota legislatif tingkat Provinsi Banten dengan "kendaraan politik" dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Bahkan kini dia tinggal melengkapi syarat kesehatan sebelum mendaftarkan diri ke KPU. "Saat ini saya tinggal melengkapi syarat tes kesehatan, narkoba, dan psikotes. Nanti ada tahapan untuk mendaftar. Saya akan konsultasi dengan pengurus," imbuhnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook