Pengguna Narkoba di Banten Capai 135.000

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Selasa, 10 Juli 2018 - 15:22:33 WIB   |  dibaca: 88 kali
Pengguna Narkoba di Banten Capai 135.000

LAWAN NARKOBA : Bupati Serang Rt Tatu Chasanah foto bersama peserta senam pada acara peringatan HANI di Lapangan Perumahan Taman Ciruas Permai, Senin (9/7).

SERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang bersama Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kabupaten Serang mengajak masyarakat untuk memerangi narkoba. Adapun yang dapat dilakukan yaitu peduli dengan lingkungan masing-masing, agar peredaran dan penyalahgunaan narkoba dapat terawasi. Pasalnya, peredarang narkoba di Indonesia sudah pada tingkat yang memprihatinkan.

Bupati Serang Rt Tatu Chasanah menjelaskan, Badan Narkotika Nasional (BNN) merilis tingkat kerawanan kasus narkoba di Provinsi Banten mencapai 27,3 persen. Sedangkan untuk di Kabupaten Serang daerah yang rawan narkoba tersebar di sembilan kecamatan, yaitu Kecamatan Baros, Pabuaran, Ciomas, Padarincang, Cikande, Anyer, Cinangka, Kramatwatu, dan Mancak.


“Mari kita gaungkan P4GN (program pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba) guna menekan angka penyalahgunaan narkotika, di kelompok pelajar dan mahasiswa sebagai penerus bangsa,” kata bupati, di sela-sela acara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI), di lapangan perumahan Taman Ciruas Permai, Senin (9/7).


Ia mengajak seluruh masyarakat di Kabupaten Serang terlibat dalam melakukan pencegahan narkoba dengan melakukan P4GN. Selain itu, pihaknya berkomitmen mengurangi pengangguran untuk meminimalisasi kasus narkoba. “Tugas memerangi narkoba adalah tugas seluruh masyarakat, untuk peduli dan mengetahui kondisi lingkungannya agar tidak mudah dimasuki narkoba,” ujarnya.


Kepala BNK Kabupaten Serang Pandji Tirtayasa mengatakan, peringatan HANI dilakukan untuk memperkuat aksi kerjasama di seluruh stakeholder untuk membangun kesadaran agar hidup sehat dan bebasa narkoba. “Kita dorong dari berbagai pihak kalangan untuk melindungi keluarga dan orang sekitar. Kita juga membentuk desa bebas narkoba di Kecamatan Kragilan, yang ke depan akan kita perbanyak,” ungkapnya.


Sementara itu, Kepala BNN Provins Banten Mochamad Nurachman mengungkapkan, pengguna narkoba di Indonesa menurut hasil riset Universitas Indonesia (UI) kurang lebih mencapai 6 juta orang. “Untuk di provinsi saja di LP-LP (Lembaga Pemasyarakatan) Tangerang saja, ada 7.500 tahanan narkoba. Sedangkan di Provinsi Banten yang terdata ada 135.000 penguna, baik aktif maupun mantan pengguna,” tuturnya. (tanjung)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook