Masih Otak-atik Caleg, hingga Masalah Dualisme Pengurus

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Selasa, 10 Juli 2018 - 15:27:04 WIB   |  dibaca: 63 kali
Masih Otak-atik Caleg, hingga Masalah Dualisme Pengurus

SEPI : Ruang operator pendaftaran Bacaleg di Kantor KPU Lebak, masih sepi dari kunjungan Parpol, Minggu (8/7).

SERANG - Pendaftaran Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) oleh partai politik (parpol) di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) di sejumlah daerah di Banten masih sepi. Padahal, KPU sudah membuka pendaftaran empat hari lalu, tepatnya tanggal 4 Juli 2018.


Molornya pendaftaran calon wakil rakyat itu oleh masing-masing parpol karena berbagai alasan. Ada yang sedang otak-atik caleg untuk dapil yang potensial, nomor urut caleg, mengurus persayaratan, hingga masalah dualisme kepengurusan parpol. "Pendaftaran bacaleg masih sepi. Dari semenjak dibuka, sampai sekarang belum ada Parpol menyerahkan data silon (sistem informasi pencalonan)," kata Puji, operator pendaftaran Bacaleg, Kantor KPU Lebak, Minggu (8/7).


Puji menuturkan, Parpol belum ada yang menyerahkan data silon bacaleg, sesuai tahapan dari 4 hingga 17 Juli. Sampai hari keenam belum ada yang menyerahkan.
"Jadwal pendaftaran sendiri dibuka dari jam 08.00-16.00. Sedangkan pas hari terakhir kita tunggu sampai jam 24.00," katanya.


Ketua KPU Lebak, Ahmad Saparudin menuturkan, pada hari awal-awal, sudah biasa sepi. "Nanti ramenya, pas mau menit-menit terakhir. Tapi kita mengharapkan jangan mepet di akhir, karena yang rugi parpol itu sendiri," katanya.


Saparudin mengungkapkan, parpol yang terlambat menyerahkan silon bacaleg terancam gagal. Apalagi di saat detik akhir penutupan pendaftaran. "Sebab data silon yang diserahkan harus melewati proses verifikasi. Jika ada kesalahan harus segera diperbaiki sebelum masa waktu habis," katanya.


KPU Kota Cilegon juga memprediksi sejumlah parpol akan mendaftarkan bacaleg di hari terakhir batas waktu pendaftaran atau masa injury time.Anggot KPU Kota Cilegon, Eli Jumaeli mengatakan, hasil kordinasi dengan parpol dan operator Sistem Informasi Pencalonan (Silon), sejumlah parpol masih dalam proses input data. Selain itu, ada juga pimpinan parpol yang masih menentukan nomor urut bacaleg di masing-masing dapil. “Saat H-7 pendaftaran ditutup kami perkirakan baru pada mendaftar,” jelasnya kepada Banten Raya.


Kata Eli, diperkirakan parpol mendaftarkan bacaleg di tujuh hari terakhir. Berkaca pada sebelumnya, termasuk dalam verifikasi parpol kemarin juga dilakukan pada tiga hari menjelang hari terakhir penutupan. “Alasan mereka (parpol) mendaftar di menit akhir itu internal parpol yang tahu. Mungkin ada perhitungannya sendiri,” tutur Eli.


Meski demikian, lanjut Eli, sedari 4 Juli lalu, KPU sudah siap menerima pendaftaran hingga 17 Juli nanti. 16 parpol di Cilegon, nantinya akan memerebutkan 40 kursi anggota legislative di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon dari empat daerah pemilihan (dapil). “Ini karena ada penambahan lima kursi DPRD Cilegon dari tadinya 35 menjadi 40,” terang anggota KPU yang sudah dua periode menjabat ini.


Sementara itu, Ketua PKP Indonesia Provinsi Banten, Mujirohman mengatakan, pada masa pendaftaran caleg ini partainya masih berjuang mencari caleg yang bisa ditempatkan di dapil-dapil yang ada. Secara keseluruhan caleg dari PKP Indonesia di kabupaten/ kota di Banten baru terisi sekitar 40 persen.


Caleg yang sudah terisi penuh sampai saat ini baru untuk wilayah Pandeglang yang sudah mencapai 100 persen. Syarat keterwakilan perempuan juga sejauh ini untuk semntara sudah memenuhi.

Yang membuat PKP Indonesia belum memenuhi target jumlah caleg adalah karena sistem pemilu yang baru yang menggunakan sainte lague murni. Dengan demikian partai politik harus benar-benar mencapai caleg yang potensi menangnya besar. Bukan caleg asal-asalan yang hanya untuk memenuhi kuota yang ada.


“Kalau asal doang nyari caleg dari kader juga banyak. Tapi karena sekarang pake sistem sineite murni, ada pembagian suara, maka harus bener-bener. Kalau tidak kita enggak akan kebagian kursi,” kata Mujirohman kepada Banten Raya, Minggu (8/7).


Agar mendapatkan caleg yang kemuginan menangnya besar maka PKP Indonesia membuat kriteria khusus caleg seperti apa yang bisa diterima. Salah satu kriteria yang ditetapkan itu adalah bahwa caleg yang akan diusung harus sudah memiliki hubungan yang baik dengan masyarakat dan suka berbaur di masyarakat.


Ia merupakan orang yang supel yang sering berkumpul dengan warga. Mujirohman mengungkapkan dari pengalaman sebelumnya caleg yang tidak suka bergaul dengan masyarakat dapilnya akan jeblok suaranya. Apalagi bila caleg tersebut merupakan orang baru.“Susah nyari caleg sekarang ini dan kita harus selektif. Harus dihitung secara matang,” katanya.


Dari sisi waktu pendaftaran yang hanya beberapa hari lagi, Mujirohman mengatakan bahwa kemungkinan besar pendaftaran caleg PKP Indonesia baru akan dilakukan pada akhir masa pendaftaran.

Sementara bila sampai akhir masa pendaftaran kuota caleg belum juga terpenuhi, maka PKP Indonesia hanya akan mengisi dapil-dapil potensial menang dengan caleg-caleg yang ada. Sementara dapil yang tidak potensial akan dibiarkan kosong. Strateginya emang harus gitu kalau sekarang,” ujarnya.

Mujirohmman mengungkapkan, pihaknya juga akan mengikuti aturan terbaru KPU RI yang melarang terpidana dijadikan sebagai caleg apalagi korptor. Sebab di mata masyarakat nama korupstor sudah buruk sehingga bila mencalnkan diri dikhawatirkan akan kalah dengan adanya image buruk tersebut. “Aturan KPU itu akan kita ikuti,” ujarnya.


Ia mengungkapkan dalam Pileg 2019 mendatang PKP Indonesia menargetkan satu fraksi di setiap kabupaten/ kota di Banten. Sementara untuk tingkat provinsi ia menargetkan mendapatkan tiga dapil, yaitu Kabupaten Tangerang, Tangsel, dan Pandeglang.


Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Provinsi Banten Miptahuddin saat dikonfirmasi mengaku bahwa PKS belum mendaftarkan susunan bakal calon anggota legislatif (bacaleg) tingkat Provinsi Banten ke KPU.

Pihaknya saat ini sedang mengurus pemberkasan administrasi atau persyaratan adminitrasi."Kalau daftar silon kita sudah, sekarang tinggal administrasinya, masih progres ini. Terutama adimistrasi SKCK, terus tes kesehatan dan SK pengadilan yang memang agak perlu waktu. Mudah-mudahan sesuai jadwal, tanggal 17 nanti kita sudah selesai semua," ujar Miptah, nama singkat Miptahuddin.


Untuk jumlah bacaleg yang akan didaftarkan, Miptah mengaku bahwa PKS akan memenuhi kuota 100 persen di setiap daerah pemilihan (dapil) se-Banten, sesuai ketentuan. Dari target pemenuhan kuota 100 persen, PKS baru memenuhi pengisian bacaleg sekitar 50 persennya. Termasuk untuk kouta perempuan sebanyak 30 persen dari jumlah kuota di dapil.


"Misalnya dapil Kabupaten Tangerang itu kursi untuk DPRD provinsi kan 10, kita baru terisi 50 persennya. Dari jumlah kursi itu, kuota perempuannya 30 persen berarti 3 orang, jadi memang beda-beda sesuai jumlah kursinya. Nah ini yang sedang terus kita kejar targetnya. Kalau untuk dapil dengan jumlah kursi kecil sih kita tidak ada masalah, namun memang agak jadi kendala di dapil yang jumlah kursinya banyak," jelas Miptah.


Menurutnya, menggerakan banyak orang untuk mengurus administrasi memang tidak gampang. Ditambah perlu kesiapan sumber daya manusia (SDM) dan instansi yang membutuhkan waktu tidak sedikit. "Namun kita optimistis lah bisa daftar dan terpenuhi kuotanya," katanya seraya memastikan bahwa bacaleg PKS tidak ada yang pernah tersangkut masalah hukum. "Kita usahakan sebisa mungkin tidak ada yang terlibat itu, mantan narapidana," tegas Miptah.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Provinsi Banten, Budi Hartono mengakui, partai pimpinannya belum mengajukan bakal calon legislatif (bacaleg) DPRD provinsi dan kabupaten/kota ke KPU. Pengajuan sendiri akan dilaksanakan serentak dengan kabupaten/kota pada 14 Juli mendatang.

“Rencananya 14 Juli, mungkin akan berbarengan dengan kabupaten/kota. Kalau sekarang belum (mengajukan bacaleg) memang ada beberapa dokumen yang belum jadi seperti hal hasil SKCK (surat keterangan catatan kepolisian). Kemudian dokumen kesehatan, itu disentralkan di RSU Kabupaten Serang (RSUD Dradjat Prawiranegara Serang),” ujarnya.

Selain dokumen tersebut, diakuinya semua sudah dipersiapkan. Semua dapil telah diisi oleh para bacalegnya. Pun demikian dengan syarat keterwakilan 30 persen perempuan per dapil yang juga sudah terpenuhi.

“Memang awal-awal, di dapil Cilegon untuk DPRD Banten persyaratan keterwakilan perempuan cukup sulit, tapi tetap diupayakan karena memang persyaratan yang sangat utama. Kalau sekarang sudah terpenuhi semua. Bacaleg per dapil pun sudah memenuhi kuota,” katanya.


Terkecuali dokumen pendukung seperti SKCK dan keterangan sehat, semua berkas sudah lengkap. Jika pun dinyatakan kurang saat mengajukan ke KPU, partai besutan Grace Natalie itu siap melakukan perbaikan.“Lengkap atau tidak lengkap, setidaknya bisa kita susulkan di masa perbaikan,” ungkapnya.


Soal target kursi, khususnya di DPRD Banten, Budi berharap bisa meraih setidaknya 10 kursi dengan hitungan matematis 1 kursi untuk 1 daerah pemilihan (dapil). “Untuk provinsi menargetkan 10 kursi ya, itu juga hal yang harus terukur. Saya kebetulan akan (maju) di dapil Kabupaten Pandeglang,” paparnya.

Hanura Kubu OSO Berhak Ajukan Bacaleg
Hanura kepengurusan Oesman Sapta Odang (OSO)-Herry Lontung Siregar dinyatakan berhak mengajukan bakal calon legislatif (bacaleg) pada Pileg 2019. Hal tersebut mengacu pada surat Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Nomor M.HH.AH.11.02-58, perihal kepengurusan Partai Hanura.


Berdasarkan surat tersebut, poin enam dari enam poin yang tertera menyebutkan soal Hanura mana sah ikut pesta demokrasi lima tahunan tersebut.“Berdasarkan hal-hal tersebut (pertimbangan poin satu hingga lima) di atas, kami sampaikan bahwa kepengurusan Partai Hanura saat ini adalah kepengurusan berdasarkan keputusan Menkumham RI nomor M.HH-01.AH.11.01, tanggal 17 Januari 2018, tentang restrukturisasi, reposisi dan revitalisasi pengurusan Dewan Pimpinan Pusat Partai Hanura masa bhakti 2015-2020, dengan Ketua Umum OSO dan Sekretaris jenderal Herry Lontung Siregar,” demikian kutipan poin keenam dalam surat Menkumham tersebut.


Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Banten kubu OSO, Ahmad Subadri mengatakan, dengan keluarnya surat Menkumham tersebut maka secara tegas menjelaskan Hanura kepengurusannya yang berhak mendaftarkan caleg.“Surat Menkumham di atas dengan menegaskan bahwa yang sah dan berhak mendaftarakan Caleg di bawah pimpinan Pak OSO,” ujarnya melalui aplikasi whatsapp messenger, Minggu (8/7).


Subadri yang juga tercatat sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI itu mengaku, bersyukur atas tetap sahnya kepemimpinan OSO di DPP Partai Hanura. Ia berharap, dengan keluarnya ketetapan tersebut, para pimpinan, kader dan simpatisan partai Hanura untuk terus bekerja keras, lebih menguatkan dan lebih menyolidkan ikhtiar-ikhtiar pemenangan menghadapi Pemilu 2019.


“Kami berterimakasih kepada KPU RI yang telah memedomani surat Menkumham tersebut. Tentu kita berharap tetap semakin solid dan memenangkan Pemilu 2019,” harapnya.
Selain hal tersebut, pihaknya juga menyampaikan mosi tidak percaya kepada mantan ketua umum Partai Hanura yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator Politik, Hukum dan HAM (Menkopolhukam) Wiranto.


Jenderal TNI purnawirawan itu dinilai terbukti secara nyata telah melakukan berbagai manuver yang berniat menenggelamkan keberadaan dan kiprah Partai Hanura. Oleh karenanya, pihaknya meminta agar Presiden Joko Widodo segera memecat yang bersangkutan.


“Sebab fungsi Menkopolhukam yang seharusnya menjadi teladan dalam hal ketaatan terhahap hukum, menjaga stabilitas politik dan HAM, justru melakukan tindakan yang sebaliknya. Sehingga demi kewibawaan pemerintah, maka Wiranto tidak layak lagi di Kabinet Jokowi – JK,” tegasnya.


Wakil Sekretaris DPD Hanura Provinsi Banten ubu OSO, Akhmad Jajuli mengatakan, saat ini tidak perlu lagi ada keraguan tentang siapa pihak yang berhak mengajukan bacaleg. Berdasarkan surat Menkumham, kepengurusan OSO-Herry lah yang berhak.“Sudah jelas. Dasarnya surat dari Menkumham itu,” pungkasnya.(purnama/gillang/tohir/rahmat/dewa)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook