Angkut Pasir Basah, Buku KIR Disita

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Rabu, 11 Juli 2018 - 12:15:08 WIB   |  dibaca: 73 kali
Angkut Pasir Basah, Buku KIR Disita

DITILANG : Petugas Dishub Kabupaten Lebak menegur dan memberikan sanksi tilang kepada sopir truk pengangkut pasir basah di Jalan Cimarga-Rangkasbitung, Selasa (10/7).

RANGKASBITUNG - Sedikitnya 8 unit truk kepergok petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Lebak mengangkut pasir basah di Jalan Cimarga-Rangkasbitung, Selasa (10/7) pagi. Meski sempat terjadi aksi kejar-kejaran, namun akhirnya truk-truk tersebut berhasil dihentikan. Dalam hal ini, petugas langsung memberlakukan sanksi tilang dan menyita buku KIR atau buku pengujian kendaraan bermotor.


Berdasarkan pantauan Banten Raya di Jalan Cimarga-Rangkasbitung, sejumlah truk yang kedapatan mengangkut pasir basah awalnya sempat menghindari petugas yang menggunakan mobil patroli. Dengan kesigapan petugas, truk yang tetap melaju itu akhirnya mampu diberhentikan.


Kepala Dishub Kabupaten Lebak, Sumardi mengatakan, anggotanya telah memergoki sejumlah truk pengangkut pasir basah melintas di Jalan Cimarga-Rangkasbitung saat melakukan patroli. Petugas akhirnya memberikan tindakan penyitaan buku KIR serta melakukan penilangan.

"Hari ini (kemarin-red), kami memberikan tindakan tegas terhadap 8 truk yang kepergok mengangkut pasir basah di Jalan Cimarga-Rangkasbitung. Kami akan terus menindak tegas terhadap truk lainnya yang membandel," kata Sumardi kepada Banten Raya, kemarin.


Menurut Sumardi, selama masih ada informasi terkait truk yang mengangkut pasir basah, maka pihaknya akan rutin menugaskan anggotanya melakukan pantroli kesejumlah jalan raya yang dinilai rawan dilintasi truk pasir. "Seperti patroli yang dilakukan anggota kami tadi (Kemarin-red), karena kami mendapatkan informasi bahwa hingga sekarang masih ada truk yang berani mengangkut pasir basah," tuturnya.


Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Opersaional pada Dishub Kabupaten Lebak, Saprudin menjelaskan, pihaknya tidak terus melakukan tindakan tegas terhadap truk yang mengangkut pasir basah maupun truk yang mengangkut pasir overload. "Kami harus menindak tegas, karena selain melanggar, truk pasir basah lama kelamaan merusak keberadaan badan jalan," jelas Saprudin. (hudaya)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook