Masih Ada 75 Desa Tertinggal

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Rabu, 11 Juli 2018 - 12:29:04 WIB   |  dibaca: 81 kali
Masih Ada 75 Desa Tertinggal

DIALOG : Bupati Irna (kiri) dan Menteri Desa PDTT Eko Putro menjadi pembicara dalam acara dialog di salah satu televisi nasional di Jakarta, kemarin.

PANDEGLANG- Bupati Pandeglang Irna Narulita mengklaim program dana desa (DD) yang digulirkan pemerintah pusat secara berahap telah mampu mengentaskan desa-desa tertinggal di Pandeglang. Bahkan menurut Bupati Irna, di Pandeglang dari 144 desa tertinggal, hanya tersisa 75 desa tertinggal lagi yang mejadi konsen Pemkab Pandelang untuk mengentaskannya.


"Pandeglang termasuk dalam daerah tertinggal. Dari 326 desa di Pandeglang, saat ini masih ada 75 desa lagi yang masih (kategori) tertinggal. Penurunan jumlah desa tertinggal itu tentu salah satu dampak dari hadirnya dana desa," ujar Irna saat menjadi salah satu tamu acara televisi untuk mendampingi Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Eko Putro Sandjojo, di salah satu stasiun televisi nasional di Jakarta, Selasa (10/7).


Dalam acara yang mengangkat tema ‘Menuju Desa Incorporate’ tersebut, Irna juga menyatakan bahwa dana desa diarahkan untuk pembangunan infrastruktur serta mendorong kemajuan perekonomian di desa melalui dibentuknya Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). "BUMDes ini bisa menjadi off taker bagi hasil program unggulan kawasan perdesaan (prukades) dan hasil pertanian yaitu jagung," ungkapnya.


Bupati Irna memastikan, prukades yang dikelola dapat masuk di toko-toko modern. "Di sini perlu pendampingan dari mulai pengolahan hingga kemasan, sehingga prukades layak dipasarkan toko modern atau swalayan," tutupnya.


Menteri PDTT Eko Puto Sandjojo mengungkapkan, jika pertumbuhan yang baik tanpa penurunan kemiskinan, akan mengakibatkan distabilitas sosial. Soal pengentasan kemiskinan, kata Menteri Eko, kantongnya ada di desa. "Oleh sebab itu Presiden Jokowi memprioritaskan pembangunan dimulai dari pinggiran," kata Menteri Eko.


Menteri Eko menyatakan, kurang lebih ada 33.592 desa tertinggal di Indonesia. Untuk mendorong kemajauan desa, pemerintah menggulirkan dana desa agar desa jadi maju dan mandiri. "Ribuan juta,  bahkan triliunan, pemerintah mengucurkan anggaran untuk pembangunan melalui dana desa. Tahun pertama 2015 dana desa digulirkan sebesar Rp 20,67 triliun,  tahun 2016 Rp 46,98 triliun, tahun 2017 Rp 60 triliun, ini semua digulirkan untuk kesejahtetaan masyarakat desa," ungkapnya.


Terkait penyerapan, Menteri Eko meyakini terus alami peningkatan. Tahun pertama dia mengatakan mencapai 82,72 persen, kedua 97,65 persen, dan tahun ketiga 98,41 persen. "Contoh keberhasilan dari dana desa yang menarik adalah terbangunnya jalan sepanjang 127 ribu kilometer di seluruh Indonesia, terbangunnya embung, BUMDes, adanya prukades dan sarana olahraga di desa," jelasnya. (*/muhaemin)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook