Warga Minta Pembangunan Frontage Dipercepat

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 11 Juli 2018 - 13:06:41 WIB   |  dibaca: 91 kali
Warga Minta Pembangunan Frontage Dipercepat

MINTA DIPERCEPAT : Warga memasang spanduk berisi aspirasi agar pembangunan frontage dipercepat, Selasa (10/7).

SERANG- Warga yang bosan dengan kemacetan di terowongan Trondol meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Serang mempercepat pengerjaan jalan frontage. Jalan yang menghubungkan perumahan Bumi Indah Permai (BIP) dengan Kelurahan Unyur itu diyakini akan mampu mengurangi kemacetan di Trondol.


Sujamin, salah seorang warga kompleks Taman Banten Lestari mengatakan bahwa warga sudah bosan dan capai dengan kemacetan yang terjadi di terowngan Trondol. Kemacetan itu terjadi setiap hari terutama pada jam-jam sibuk saat berangkat kerja atau berangkat sekolah dan pulang kerja.“Kalau pagi dari jam 06.00 sampai jam 08.00. Kalau sore dari jam 15.00 sampai jam 19.00,” kata Sujamin, Selasa (10/7).


Jamin mengatakan bahwa kemacetan di Trondol sudah masuk kategori sangat parah. Hal ini terutama karena ada kendaraan yang memotong, khususnya kendaraan dari kompleks Taman Banten Lestari dan Bumi Indah Permai. Bila jalan frontage selesai dan dapat digunakan, maka warga dari kedua kompleks tersebut bisa memiliki pilihan jalan yang akan mereka lalui. “Setiap hari kami merasakan macet dan kayaknya enggak ada perbaikan,” katanya.


Sujamin mengungkapkan bahwa warga sebenarnya sempat dijanjikan oleh Pemerintah Kota Serang akan dibuatkan fly over, tetapi janji itu sampai sekarang tidak terlaksana. Warga berkeininan agar dibuat satu terowongan lagi atau dibuat fly over agar kemacetan bisa teratasi. Apalagi dengan semakin banyaknya perumahan di wilayah tersebut yang bila warganya ingin ke pusat kota harus melewati terowngan Trondol. Warga minta terowongan dibikin dua aja atau dibikin fly over,” tuturnya.


Ia juga brharap kepada walikota dan wakil walikota Serang yang baru nanti bisa mengatasi masalah macet ini pada tahun kedua kepemimpinan mereka.Samsudin, tukang ojek yang suka mengatur arus lalu lintas saat macet di terowongan Trondol mengiyakan bahwa pada jam-jam sibuk terowongan tersebut kerap macet.

Apalagi bila hujan turun maka kemacetan akan semakin parah, karena warga berusaha tidak mau terkena air yang bercampur dengan air got yang hitam dan bau. Akibatnya kemacetan akan lebih parah dibandingkan dengan saat tidak hujan.


Ia sendiri mengaku kasihan kepada masyarakat karena itu tergerak membantu mengurai kemacetan di Trondol. Bila lalu lintas lancar maka ia akan ngojek. Namun ketika tidak ada penumpang dan terjadi kemacetan maka ia turun tangan mengurai kemacetan. “Saya udah lima tahun ngurusin kemacetan,” ujarnya.


Ansori, warga Kaligandu yang suka mengatur lalu lintas di Trondol juga mengaku bosan dengan kemacetan yang terjadi setiap hari. Akibat kemacetan itu sudah ada 4 orang meninggal dunia. Sementara jumlah yang kecelakaan sangat banyak dan tidak bisa dihitung. Untuk itu warga meminta agar frontage dipercepat dan selesai tepat waktu. Warga juga menempelkan spanduk yang diberi tulisan agar pembangunan frontage dipercepat agar penderitaan warga dapat segera diakhiri. (tohir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook