Anggaran Habis, Sewa RTK Terputus

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Rabu, 11 Juli 2018 - 13:47:39 WIB   |  dibaca: 46 kali
Anggaran Habis, Sewa RTK Terputus

SIAGA : Penggiat Rumah Tunggu Kelahiran foto bersama.

SERANG – Sewa rumah tunggu kelahiran (RTK) yang ada di kecamatan-kecamatan, yang akan habis pada September mendatang tidak dapat diperpanjang lagi. Pasalnya, biaya sewa RTK yang berasal dari dana alokasi khusus (DAK) pada tahun ini mengalami penurunan dari Rp11 miliar pada 2017 menjadi Rp2,8 miliar pada tahun ini, sehingga Dinas Kesehatan (Dinkes) terpaksa memutus sewa RTK tersebut.

Kepala Dinkes Kabupaten Serang Sri Nurhayati mengatakan, keberadaan RTK yang tersebar di 17 kecamatan sudah mulai dimanfaatkan oleh masyarakat tidak mampu, yang dapat menjadi solusi bagi masyarakat yang rumahnya jauh dengan fasilitas kesehatan (Faskes). “Dengan adanya RTK itu kita bisa persiapkan. Kalau sewaktu-waktu ada pendarahan kita langsung bisa memberi pertolongan,” kata Sri, Selasa (10/7).

Sri menuturkan, RTK yang sudah banyak diketahui masyarakat itu, terpaksa sewanya harus diputus karena tidak ada lagi anggaran untuk memperpanjangnya. “Jadi ibu yang tinggal di RTK itu kan sudah enak, semua biaya ditanggung, tapi sempat terputus kontraknya tahun 2018 ini, karena anggaran DAK dari pusatnya turun drastis. Rata-rata habis kontraknya September. Jadi nanti tiga bulan terputus dulu,” ujarnya.


Namun demikian, pihaknya akan mengupayakan pada 2019 tahun depan sewa RTK dapat diperpanjang kembali, sehingga masyarakat yang tidak mampu yang akan melahirkan mendapatkan pertolongan yang maksimal dari Pemkab Serang. “Sekarang ini RTK baru ada 17, antara lain di Kecamatan Cikande, Ciruas, Kramatwatu, Bojonegara, Padarincang, Pontang, dan Carenang. Idealnya untuk RTK itu ada 20,” tuturnya.


Ia menjelaskan, keberadaan RTK di 17 kecamatan tersebut dapat membantu mengurangi angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) yang masih cukup tinggi di Kabupaten Serang. “Untuk RTK itu anggarannya dari DAK, dulu kita dapat Rp11 milair, untuk RTK, Jampersal (jaminan persalinan) dan yang lainnya. Tahun ini kita cuman dapat Rp2,8 miliar. Jadi terus terang saja untuk sewa RTK tahun ini tidak ada,” ungkapnya. (tanjung)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook