Vera Ajukan Gugatan, Tim Syafrudin Yakin Ditolak

nurul roudhoh   |   Politik  |   Rabu, 11 Juli 2018 - 14:06:44 WIB   |  dibaca: 1424 kali
Vera Ajukan Gugatan, Tim Syafrudin Yakin Ditolak

Tim Pemenangan Pasangan Syafrudin-Subadri saat konfrensi pers menanggapi gugatan yang diilayangkan paslon Vera-Nurhasan ke Mahkamah Konstitusi, Selasa (10/7).

SERANG – Diam-diam tim pasangan calon (paslon) walikota dan wakil walikota Serang nomor 1 Vera Nurlaela-Nurhasan ternyata mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK) pada Senin (19/7) lalu. Mereka belum legowo dengan hasil Pilkada Kota Serang 2018.


Informasi yang diperoleh, gugatan paslon nomor urut 1 diajukan melalui Akta Pengajuan Permohonan Pemohon dengan Nomor 15/1/PAN.MK/2018. Dalam upaya hukum itu, Tim Vera-Nurhasan memberikan kuasa kepada Ari Bintara sebagai kuasa hukumnya.


Berdasarkan akta tersebut MK, permohonan yang diajukan baru melampirkan permohonan dan surat kuasa. Sementara berkas keputusan termohon, daftar alat/ bukti, dokumen bukti atau tulisan, dan penyimpanan data belum ada.


Divisi Teknis KPU Kota Serang, Fierly MM, membenarkan adanya gugatan ke MK terhadap hasil Pilkada Kota Serang dari pasangan Vera-Nurhasan.Fierly mengungkapkan, menghadapi gugatan yang dilakukan tim Vera-Nurhasan pihaknya sudah berkonsultasi dengan KPU Provinsi Banten. Hasilnya, kata Fierly, KPU Kota Serang diminta mempersiapkan diri menyusun jawaban. “Kami menunggu materi gugatan untuk dipelajari. Secepatnya, kami juga akan menggelar rapat internal untuk menyikapi gugatan itu,” katanya.


Fierly mengungkapkan, KPU Kota Serang sudah sesuai dengan standar operasional dan prosedur dalam melaksanakan Pilkada Kota Serang, yang merupakan pilkada serentak yang dilakukan 171 daerah tersebut. Untuk mempersiapkan menghadapi gugatan itu, maka KPU Kota Serang akan segera berkonsultasi dengan Panwaslu mengenai hal-hal yang perlu diperhatikan. “Utamanya berkaitan dengan pelanggaran administratif,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua Tim Koalisi Vera-Nurhasan Ratu Ria Maryana sampai berita ini dibuat belum dapat dimintai komentar.Feri Reynaldi, Ketua Tim Advokasi pasangan calon Vera-Nurhasan, juga tidak menjawab pertanyaan yang disampaikan Banten Raya melalui pesan singkat WhatsApp kepadanya.
 
Tim Syafrudin Yakin Gugatan Ditolak
Dari kubu pasangan calon walikota dan wakil walikota Serang nomor 3 Syafrudin dan Subadri Usuludin, yakin gugatan paslon 1 akan ditolak MK. Hal itu dikarenakan selisih suara antara paslon 3 dan 1 sangat jauh mencapai 6 persen lebih. Sementara syarat gugatan ke MK maksimal 1 persen.


Ahmad Rosadi, Ketua Tim Pemenangan Pasangan Syafrudin dan Subadri Usuludin, mengatakan, gugatan perselisihan hasil pemilu (PHP) ke Mahkamah Konstitusi sesuai Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Kepala Daerah, boleh diajukan oleh pasangan calon yang tidak puas dengan hasil pilkada serentak.

Namun, sesuai dengan Pasal 158 ayat 2 point C disebutkan bahwa kabupaten/ kota dengan jumlah penduduk lebih dari 500 ribu sampai dengan 1 juta jiwa, pengajuan perselisihan perolehan suara dilakukan jika terdapat perbedaan paling banyak sebesar satu persen dari total suara sah hasil penghitungan suara tahap akhir KPU Kabupaten/Kota.  


"Karena itu kami yakin gugatan itu akan ditolak oleh Mahkamah Konstitusi," kata Rosadi saat konfrensi pers di salah satu rumah makan di Kelapa Dua, Kota Serang, Selasa (10/7).
Hadir dalam kesempatan itu perwakilan partai politik Koalisi Peradaban yang mengusung Syafrudin-Subadri Usuludin, seperti Ketua PPP Kota Serang, Uhen Ketua PKS Kota Serang, Hasan Basri, dan lainnya.


Sesuai dengan rapat pleno rekapitulasi hasil penghitungan suara Pilkada Kota Serang 2018 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Serang perolehan suara pasangan calon Vera Nurlaela-Nurhasan adalah 90.104 suara atau 32,04 persen, suara pasangan calon Samsul Hidayat-Rohman 82.144 suara atau 29,21 persen, dan suara pasangan calon Syafrudin-Subadri Usuludin 108.988 suara atau 38,75 persen.


Rinciannya adalah jumlah seluruh suara sah 281.236 suara, jumlah suara tidak sah 13.623 suara dan jumlah seluruh suara sah dan tidak sah 294.859 suara. Sementara selisih pasangan Vera Nurlaela-Nurhasan dengan pasangan Syafrudin-Subadri Usuludin sebanyak 18.884 suara atau 6,71 persen.


Sedangkan selisih pasangan Samsul-Rohman dengan pasangan Syafrudin-Subadri Usuludin sebanyak 26.844 suara atau 9,55 persen. Psimistis ditolaknya gugatan itu, Rosadi mengungkapkan, karena data-data perolehan suara didukung dengan bukti-bukti autentik dan sah berupa formulir C1. Bahkan, seluruh dokumen di tingkat TPS disepakati dan ditandatangani saksi-saksi semua pasangan calon, termasik paslon 1.


“Meskipun dari semua rapat pleno tingkat kecamatan dan pleno rekapitulasi tingkat Kota Serang pasangan nomor urut 1 Vera Nurlaela-Nurhasan tidak menandatangani,” kata Rosadi.
Meski demikian, kata Rosadi, tim paslon 3 sangat menghargai upaya hukum bila paslon 1 benar-benar mengajukan gugatan ke MK. "Kita tunggu keputusan MK," ujar politisi PAN ini.


Ketua PKS Kota Serang, Hasan Basri mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Serang agar tetap bersabar, damai, menjaga silaturahim, dan persaudaraan. Dengan hasil pilkada yang jujur dan adil ia meyakini Kota Serang akan memiliki pemimpin yang diharapkan.

“Pada akhirnya kemenangan ini akan menjadi sempurna dengan kerjasama seluruh elemen masyarakat dalam mengawal pemerintahan baru ini guna  membangun Kota Serang menjadi Kota yang kita idam-idamkan, kota berdaya dan berbudaya, adil dan sejahtera,” katanya. (tohir)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Ada 1 Komentar untuk Berita Ini

jakasempu
11 Juli 2018 - 23:56:28 WIB

peserta pilkada harus siap menang atau kalah, supaya roda pemerintahan bisa berlanjut untuk pembangunan daerah khususnya kota Serang.

  • 1

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook