Operasional RS Pratama Menes Tunggu 2020

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Kamis, 12 Juli 2018 - 10:48:29 WIB   |  dibaca: 282 kali
Operasional RS Pratama Menes Tunggu 2020

MENINJAU : Bupati Pandeglang, Irna Narulita bersama Kepala Dinkes Pandeglang, Didi dan rombongan pejabat berkeliling saat meninjau RS Pratama Menes, di Kecamatan Menes, Rabu (11/7).

PANDEGLANG – Masyarakat Kecamatan Menes dan sekitarnya harus bersabar untuk bisa mendapatkan pelayanan RS Pratama Menes. Pasalnya, RS yang telah selesai dibangun tahun 2017 itu baru akan dioperasikan pada tahun 2020 lantaran alat-alat kesehatan dan sarana penunjang lainnya belum tersedia.


"Harapan masyarakat ingin RS Pratama ini segera beroperasi. Jadi kita akan upayakan secepatnya karena masih ada beberapa yang harus diselesaikan mulai sarana seperti alat kesehatan dan ijin operasi," kata Bupati Pandeglang, Irna Narulita saat meninjau RS tersebut, Rabu (11/7).


Terkait alat kesehatan yang belum tersedia, Irna mengungkapkan, pengadaannya akan dilakukan pada 2019 sebesar Rp 19 miliar. "Awalnya kami ingin selesai tahun 2019, tapi ternyata untuk alkes baru dapat dianggarkan tahun 2019. Berarti RS Pratama ini baru dapat beroperasi tahun 2020," ungkapnya.


Guna keamanan fasilitas yang sudah tersedia di RS Pratama, Irna mengintruksikan kepada stakeholder terkait agar menempatkan petugas keamanan di RS yang anggarannya bersumber dari APBN itu. "Saya intruksikan sekda agar menugaskan petugas keamanan di sini, jangan sampai fasilitas yang sudah ada hilang," tandasnya.


Hal lain yang akan dipersiapkan, kata Irna Masih, adalah penyediaan tenaga medis yang akan ditugaskan di RS Pratama. Teknisnya, kata bupati, akan dibantu oleh RSUD, terutama yang berpengalaman. “Tenaga medis akan didrop dari RSUD Pandeglang dan hasil rekrutmen baru. Sudah kami siapkan, tinggal nanti penambahan sambil berjalan," jelasnya.


Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pandeglang, Didi mengatakan, progres pembangunan RS Pratama untuk tahun 2018 adalah optimaslisasi pembangunan sarana di lantai 3 dan 4 sebesar Rp 3 miliar. "Sekarang sedang proses lelang, tapi saya pastikan tahun ini dilaksanakan dan pada 2020 sudah bisa digunakan," katanya. (muhaemin)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook