Jasa Raharja Bayar Santunan Rp34,6 Miliar

nurul roudhoh   |   Bisnis  |   Kamis, 12 Juli 2018 - 10:51:27 WIB   |  dibaca: 96 kali
 Jasa Raharja Bayar Santunan Rp34,6 Miliar

LAYANAN PRIMA : Kepala Bagian Operasional Jasa Raharja Cabang Banten Didi Setiadi (dua dari kanan) ikut melayani proses pembayaran klaim asuransi kecelakaan lalu lintas kepada ahli waris korban, Rabu (11/7).

SERANG - PT Jasa Raharja (Persero) Cabang Banten periode Januari-Juni 2018 telah membayarkan klaim asuransi kecelakaan sebesar Rp34,6 miliar lebih kepada korban yang meninggal dunia dan luka-luka akibat kecelakaan lalu lintas.

Jumlah ini meningkat 57 persen jikda dibandingkan dengan pembayaran asuransi pada semester yang sama tahun lalu sebesar Rp23,6 miliar.Kepala Bagian Operasional Jasa Raharja Cabang Banten Didi Setiadi mengungkapkan, setiap warga Indonesia yang mengalami kecelakaan lalu lintas berhak menerima santunan dari Jasa Raharja.

Dana ini diperoleh dari Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan (SWDKLLJ), setiap kali warga membayar pajak kendaraan."Untuk semester 1 2018 ini, pembayaran santunan yang sudah kami bayarkan senilai RpRp34,6 miliar. Jumlah santunanya lebih meningkat karena tahun ini sudah ada kenaikan pembayaran santunan bagi koban atau ahli waris," ujar Didi Setiadi kepada Banten Raya, Rabu (11/7).


Didi mengatakan, salah satu faktor kenaikan besaran jumlah santunan ini berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan RI No. 15/PMK.010/2017 dan No. 16/PMK.010/2017 tanggal 13 Februari 2017 yang berlaku sejak 1 Juni 2017. Sementara, iuran yang dibebankan kepada masyarakat tidak mengalami peningkatan.“Makanya untuk santunan tahun 2018 ini jumlahnya naik,” katanya.


Jika dirinci, jumlah santunan meninggal dunia sebesar Rp25,7 miliar, luka berat Rp8,3 miliar, cacat tetap Rp401 juta, santunan untuk penguburan senilai Rp8 juta, santunan pengantar ambulance Rp5,8 juta dan santunan korban P3K sebesar Rp109 juta."Jika dirata-rata, maka pembayaran santunan yang kami bayarkan setiap bulan sebesar Rp5,7 miliar," katanya.


Didi menuturkan, dari jumlah santuan yang telah dibayarkan tersebut, kebanyakan korban kecelakaan berasal dari kecalakaan lalulintas didarat."Masih sama kebanyakan dari pengendara roda dua," ungkapnya.


Kendati jumlah santunan pada semester I 2018 ini meningkat, lanjut, jumlah korban angka kecelakaan pada tahun ini terbilang lebih menurun jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya."Apalagi pada saat mudik lebaran tahun ini. Angka kecelakaan lebih sedikit daripada mudik lebaran tahun lalu," tuturnya. (ismet)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook