Pembangunan Berorientasi Layak Anak

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Jumat, 13 Juli 2018 - 11:16:35 WIB   |  dibaca: 76 kali
Pembangunan Berorientasi Layak Anak

PELANTIKAN PENGURUS FA : Camat Cibeber Noviyogi Hermawan (kedua dari kiri) dan Camat Cilegon Idad Zaldad dalam acara pelantikan Pengurus FA di aula Kecamatan Cibeber, Kamis (12/7).

Pemerintah Kecamatan Cibeber, Kecamatan Cilegon bersama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3AKB) Kota Cilegon membentuk Forum Anak (FA). Hal tersebut dilakukan agar orientasi pembangunan yang ada di Kota Cilegon, khususnya yang dilakukan oleh pemerintah kecamatan bisa berorientasi terhadap anak dengan melibatkan FA dalam proses perencanaannya.

Camat Cibeber, Noviyogi Hermawan mengatakan, FLA tersebut akan terlibat aktif dalam memberikan usulan dan kebutuhan disetiap program yang dilakukan oleh pemerintah, termasuk dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dilakukan disetiap tahun untuk menyerap aspirasi warga. Bahkan, dalam waktu dekat FA akan langsung dilibatkan melakukan sosialisasi rencana pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) di Kecamatan Cibeber.

"Dalam setiap aktifitas seperti pembangunan, kemasyarakatan dan pemerintahan mereka akan kami libatkan, sehingga FA bisa memberikan usulannya untuk kepentingan anak-anak," katanya kepada Banten Raya usai acara pelantikan pengurus FA tingkat kecamatan di Aula Kecamatan, Kamis (12/7).


Disamping memberikan usulan untuk pembangunan dalam Musrenbang, tambah Noviyogi, dalam program Dana Pembangunan Wilayah Kelurahan (DPWKel) bisa dimasukan program layak anak dengan bentuk pemberdayaan. Sebab, DPWkel bukan hanya pembangunan sarana dan prasarana wilayah (Sarpraswil) saja.

"DPWKel nanti kami juga minta FA untuk bisa membuat program yang bisa dilaksanakan, karena DPWKel selain pembanguan infrastruktur juga pembangunan SDM (Sumberdaya Manusia)," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan, Penangan Kekesaran Terhadap Perempuan dan Anak pada DP3AKB Kota Cilegon Retno Windarwati mengungkapkan, di Kota Cilegon dari 43 kelurahan sudah terbentuk 16 FA. Hal tersebut untuk membantu Kota Cilegon dalam menghadapai penilaian kota layak anak. "Diharapkan semua bisa berjalan dengan maksimal, sehingga harapan menjadi kota layak anak bisa terwujud dengan partisipasi dari semua pihak," ungkapnya.


Lurah Bulakan, Kecamatan Cibeber, Narun Sukardi berharap, dengan adanya FA di Kelurahan Bulakan dan di Kecamatan Cibeber, program pembangunan akan memperhatikan kelayakan untuk anak-anak, termasuk sarana pelayanan yang ada di kelurahan. "Kami ini ujung tombak pelayanan. Kami harap pelayanan juga akan memperhatikan kelayakan untuk anak, seperti taman bermain atau hal lainnya," ucapnya. (uri)    

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook