Warga Diminta Maksimalkan Panggilan Darurat

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Jumat, 13 Juli 2018 - 11:26:08 WIB   |  dibaca: 106 kali
Warga Diminta Maksimalkan Panggilan Darurat

PANGGILAN DARURAT : Sejumlah operator nomor panggilan darurat 112 tengah memonitor telepon masuk di gedung Diskominfo Kota Cilegon, kemarin.

Nomor panggilan darurat 112 yang dimiliki oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon ternyata masih belum dimaksimalkan oleh warga Kota Cilegon. Pasalnya, dari ratusan penelpon yang masuk setiap harinya, hanya beberapa orang yang benar-benar memberikan informasi penting atau pengaduan penting.  


Kepala Seksi (Kasi) Electronics Government (e-gov) pada Dinas Komunikasi Informasi Sandi dan Statistik (Diskominfo) Kota Cilegon Kota Cilegon Adi Tri Prasetyo mengatakan, setiap hari hampir ratusan telpohon masuk, beberapa diantaranya bukan keperluan darurat, seperti kebakaran atau juga bantuan lainnya. Penelpon yang masuk terkadang menanyakan diluar fungsi nomor panggilan darurat.

"Banyak yang masuk, terkadang mananyakan masalah seluler atau gangguan lainnya. Namun, karena sudah masuk maka kami juga berikan informasi dan menyampaikan nomor yang harus dihubungi oleh mereka," katanya kepada Banten Raya disela menjadi operator nomor panggilan darurat 112 di Gedung Diskominfo Kota Cilegon, kemarin.


Adi menjelaskan, untuk lebih memaksimalkan fungsi nomor panggilan darurat 112, Diskominfo Kota Cilegon masih terus menyempurnakan infrastruktur dengan mengintegrasikan panggilan dengan beberapa dinas terkait seperti Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Cilegon, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Cilegon, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cilegon.

"Jika sudah terintegrasi maka informasi pengduan darurat bisa langsung diterima dan diselesaikan oleh dinas terkait. Operator nomor panggilan darurat 112 tidak lagi menghubungi dinas terkait secara manual," jelasnya.


Sementara itu, salah satu operator nomor panggilan darurat 112 Irwansyah mengungkapkan, layanan darurat bertujuan bisa memudahkan warga Kota Cilegon ketika dalam kondisi kedaruratan, seperti kebakaran, kecelakaan atau juga bencana. Dengan nomor tersebut diharapkan penangan yang dilakukan bisa cepat tertanggulangi. "Ada beberapa yang memang menggunakan secara baik, beberapa sisa lainnya hanya misscall dan sebgaian lainnya iseng," ungkapnya. (uri)

 

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook