Angka Kekerasan Anak Tinggi

nurul roudhoh   |   Lebak  |   Jumat, 13 Juli 2018 - 11:47:34 WIB   |  dibaca: 49 kali
Angka Kekerasan Anak Tinggi

SOSIALISASI : Bidang Perlindungan Anak pada DP2KBP3A Kabupaten Lebah tengah memberikan sosialisasi terkait program perlindungan anak di Kecamatan Sajira, Kamis (12/7).

RANGKASBITUNG - Tindakan kekerasan terhadap anak di Kabupaten Lebak ternyata masih terbilang tinggi. Sebab, sepanjang Januari hingga Juli 2018, Bidang Perlindungan Anak pada Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Lebak menangani dan melakukan pendampingan terhadap 23 kasus penyiksaan fisik dan fsikis yang menimpa 36 anak. Jenis pendampingan yang telah maupun masih dilakukan yaitu, upaya pemulihan traumatis.


Kepala Bidang (Kabid) Perlindungan pada DP2KBP3A Kabupaten Lebak, Euis Sulaeha mengatakan, pihaknya sudah dan sedang melakukan pendampingan terhadap 36 anak yang tertimpa kasus fisik maupun fsikis oleh orang lain.

Biasanya, bila seorang anak mengalami penyiksaan fisik ataupun fsikis sangat berpotensi mengalami traumatis, sehingga perlu dilakukan pendampingan. "Persoalan kasus penderitaan fisik seperti pelecehan seksual atau karena dipukuli oleh orang lain serta kasus fsikis seperti ditelantarkan dan sejenisnya yang membuat anak mengalami traumatis itu selalu kami dampingi," kata Euis kepada Banten Raya, kemarin.


Ditambahkan Euis, agar kasus yang menimpa anak semakin berkurang dan para orangtua mampu meningkatkan kewaspadaan pada aktivitas anak, maka pihaknya rutin melakukan sosialisasi kepada masyarakat dimasing-masing kecamatan. "Kamu terus berupaya melakukan sosiaiasi kepada masyarakat agas kasus yang bisa menghambat masa depan anak bisa dicegah," tambahnya.


Kepala Seksi (Kasi) Perlindungan Anak pada DP2KBP3A Kabupaten Lebak, Fuji Astuti menjelaskan, untuk mempermudah penanganan pendampingan terhadap anak yang mengalami kasus penyiksaan fisik maupun fsikis, kini pihaknya telah membentuk perlindungan anak terpadu berbasis masyarakat (PATBM) di 12 desa di Kecamatan Rangkasbitung, Warunggunung, Kalanganyar, Maja dan Sajira. "Secara bertahap kami akan membentuk PTTBM kembali dimasing-masing desa di Lebak," kata Fuji. (hudaya)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook