Ribon e-KTP Habis, Disdukcapil Minta Maaf

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Jumat, 13 Juli 2018 - 11:52:17 WIB   |  dibaca: 79 kali
Ribon e-KTP Habis, Disdukcapil Minta Maaf

MENUMPUK : Sejumlah warga memadati loket administrasi kependudukan di Kantor Disdukcapil Pandeglang, Kamis (12/7).

PANDEGLANG - Sebanyak 379 warga di Kabupaten Pandeglang masih menunggu kepastian untuk mendapatkan kartu identitas elektronik atau e-KTP. Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pandeglang belum bisa memproses data administrasi kependudukan (adminduk) warga karena tidak adanya tinta ribon.


Kepala Disdukcapil Pandeglang, Tubagus Saprudin meminta permohonan maaf kepada masyarakat yang akan mengurus e-KTP karena saat ini pengadaan tinta ribon sedang dalam tahap proses lelang. "Mohon maaf belum bisa cetak e-KTP. Khusus untuk pencetakan, kita masih menunggu pengadaan ribon dan lagi proses lelang di ULP (unit layanan pengadaan)," ungkap Saprudin, dihubungi Banten Raya melalui teleponnya, Kamis (12/7).


Saprudin berharap, tinta ribon e-KTP sudah diterima sebelum pertengahan tahun agar tidak terjadi penumpukan saat proses perekaman data. Dia memastikan, tahun ini pelayanan e-KTP akan kembali normal sesuai harapan masyarakat. "Mudah-mudahan lelangnya cepat selesai, kita ingin pelayanan e-KTP berjalan baik dan tidak ada hambatan. Kita sudah menerapkan pelayanan adminduk selesai 1 jam setelah persyaratan dinyatakan lengkap," harapnya.


Sebagai pengganti e-KTP, Saprudin menjelaskan, warga sudah diberikan surat keterangan (suket) sementara, karena bisa digunakan untuk berbagai keperluan. Dimana suket tersebut juga untuk memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. "Untuk sementara ini kita berikan suket dulu, sekarang sudah ada 379 orang yang kita buatkan suket. Suket ini bisa digunakan untuk keperluan apa saja, seperti melamar pekerjaan, menikah dan lainnya," jelasnya.


Saprudin mengaku, sudah memberikan imbauan kepada masyarakat mengenai keterlambatan pembuatan e-KTP. Dia pun sudah memberikan informasi ke semua kcamatan mengenai tidak adanya tinta ribon. “Sudah kita koordinasikan. Semua warga yang sudah melakukan tahap perekaman kami berikan suket dengan nomor induk, dan identitas secara lengkap. Bagi warga yang belum perekaman segera melakukan di kecamatannya masing-masing dengan cukup membawa KK (kartu keluarga),” ujarnya.


Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Administrasi dan Kependudukan Disdukcapil Pandeglang, TB Agus Muhidin menuturkan, habisnya tinta ribon e-KTP terjadi akibat banyaknya warga yang mengurus dokumen kependudukan.

Bahkan katanya, beberapa pekan lalu dinasnya harus meminta bantuan ke kabupaten/kota di Banten untuk dikirim tinta tersebut. "Sudah tiga minggu ini tinta ribon menipis. Kemarin saja kita harus pinjam ke Lebak meski harus bayar. Kalau tidak begitu pelayanan tidak ada berjalan," tuturnya.


Pantauan Banten Raya, Kamis (12/7) sekitar pukul 09.00 pagi, suasana ruang pelayanan kantor Disdukcapil Pandeglang ramai dikunjungi masyarakat. Banyak warga yang antre, dan berdiri di loket untuk mengurus adminduk.(yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook