Belum Maksimal, KLA Terus Digenjot

nurul roudhoh   |   Serang Raya  |   Jumat, 13 Juli 2018 - 14:55:58 WIB   |  dibaca: 84 kali
Belum Maksimal, KLA Terus Digenjot

EVALUASI : Tim Kabupaten Layak Anak (KLA) menggelar rapat evaluasi di ruang rapat Bappeda Kabupaten Serang, Kamis (12/7).

SERANG - Kabupaten Layak Anak (KLA) sebuah tuntutan dan keharusan yang harus dipenuhi dan dicapai oleh Pemkab Serang. Berbagai upaya dilakukan untuk mewujudkan hal tersebut.

Sejumlah orang dari berbagai instansi berkumpul di ruang rapat Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Serang, Kamis (12/7). Kedatangan perwakilan dari instansi-instansi tersebut dalam rangka memenuhi undangan Bappeda untuk menggelar rapat evaluasi pelaksanaan KLA pada tahun 2017.


Evaluasi digelar untuk mengetahui sejauhmana pelaksanaan KLA di Kabupaten Serang dalam menciptakan lingkungan yang nyaman dan aman bagi anak-anak. “Tujuan rapat evaluasi ini dalam rangka bagaimana untuk memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ditemui di tahun 2017,” kata Kepala Bappeda Kabupaten Serang Anang Mulyana.


Terdapat lima klaster yang harus dipenuhi untuk mewujudkan KLA, klaster pertama yaitu tentang hak sipil anak, klaster kedua tentang pengasuhan hak anak, klaster ketiga tentang pelayanan dasar kesehatan anak, klaster keempat tentang pendidikan anak, dan klaster kelima tentang perlindungan anak.


“Yang sudah kita bagus kita pertahankan, yang kurang kita genjot pemenuhannya, terkait klaster yang masih kurang. Satu persatu kita dalami, apa saja yang belum terpenuhi,” ujarnya.
Pihaknya mengakui terdapat kelemahan pada beberapa klaster, seperti pada klaster pengasuhan anak, klaster perlindungan anak, dan klaster pendidikan, sehingga klaster-klater tersebut harus segera diperbaiki. “Kita ingin benar-benar mewujudkan KLA, jadi hak dan perlidungan anak harus terjamin. Yang sudah cukup bagus yaitu kesehatan anak,” tuturnya. (TANJUNG)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook