Benih Ikan Sidat Sitaan Dilepas di Muara Probo

nurul roudhoh   |   Pandeglang  |   Kamis, 19 Juli 2018 - 11:26:01 WIB   |  dibaca: 273 kali
Benih Ikan Sidat Sitaan Dilepas di Muara Probo

DILEPAS : Loka PSPL Serang dan Petugas Balai Karantina Jakarta melepas benih ikan sidat sitaan di Perairan Muara Probo Caringin, Labuan, Rabu (18/7).

PANDEGLANG – Loka Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (PSPL) Serang dan Balai Karantina Jakarta melepas benih ikan sidat di Perairan Muara Probo Caringin, Kecamatan Labuan, Rabu (18/7). Benih sidat yang dilepasliarkan ini hasil sitaan dari kegiatan razia yang dilakukan Karantina Jakarta di Bandara Sukarno Hata, beberapa waktu lalu.


Kasubag Pendayagunaan dan Pelestarian Lokas PSPL Serang, Jumadi Parluhutan, mengatakan, benih ikan sidat yang dilepas sebanyak 40 bok. Pelepasan itu dilakukan sebagai bentuk perlindungan terhadap biota laut yang dilindungi. "Pelepasan benih sidat bertujuan untuk menjaga kelestarian ikan yang ada di perairan Labuan yang kelak akan memberikan manfaat bagi nelayan," kata Jumadi, di sela-sela pelepasan benih sidat.


Dia menjelaskan, benih sidat merupakan ikan yang dilindungi. Ikan ini yang boleh diperjualbelikan hanya berukuran 150 gram. “Kalau sidat yang dilepasliarkan ini ukurannya kecil-kecil, ukuran elver. Jadi benih sidat dilarang diperjualkan dan diekspor,” ungkapnya.


Menurutnya, benih sidat yang dilepasliarkan tersebut merupakan hasil sitaan dari oknum nelayan oleh Balai Karantina Jakarta di Bandara Sukarno Hata saat melakukan razia. “Balai Karantina Jakarta menggandeng Lokas PSPL Serang untuk melepas liarkan benih sidat. Memang benih sidat kalau untuk domestik boleh untuk dibudidayakan. Namun jika untuk diekspor tidak diperbolehkan,” katanya.


Di tempat yang sama, Kabid Pengawasan dan Pengendalian Balai Karantina Jakarya, Suharyanto, mengatakan, benih sidat akan dikirim dari Palu ke Jakarta. Namun sampai di Jakarta, dari alamat yang tercantum itu ternyata tidak ada yang mengakui, sehingga petugas melakukan penahanan terhadap barang tersebut.

“Setelah dilakukan penahanan, kami mencoba koordinasi dengan pihak pengirim dan kami kasih kesempatan untuk dikirimkan lagi ke Palu. Namun pihak pengirim mengaku tidak sanggup, sehingga pengirim membuat pernyataan untuk dilepas liarkan,” ujarnya. (yanadi)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook