Nunggu Berjam-jam, Tidak Bisa Melihat Obor

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Jumat, 10 Agustus 2018 - 12:04:54 WIB   |  dibaca: 313 kali
Nunggu Berjam-jam, Tidak Bisa Melihat Obor

LAUTAN MANUSIA : Ribuan warga di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Cilegon, menyambut api obor Asian Games 2018, Kamis (9/8). Api obor Asian Games 2018 keliling Indonesia menempuh jarak 18.000 km dengan melewati 54 kota dan 18 provinsi.

Kedatangan obor api Asian Games ke 18 di Kabupaten Serang disambut antusias oleh warga Kecamatan Kramatwatu. Mereka rela menunggu berjam-jam agar bisa melihat api dari India tersebut.Jarum jam menunjukan pukul 13.35 WIB, rombongan pembawa obor api Asian Games tiba di perumahan CitraGarden BMW, Desa Wanayasa, Kecamatan Kramatwatu. Tidak lama api diterima oleh Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa, untuk kemudian dibawa ke Situs Tasikardi, di Desa Margasana oleh atlet yang telah ditunjuk.


Sementara itu, sebelum kedatangan obor api Asian Games, warga telah memadati perumahan CitraGarden BMW. Di antara mereka ada seorang perempuan bernama Mahfudoh, yang sudah menunggu sejak pukul 10.00 WIB, agar bisa melihat langsung obor api yang pernah dilihatnya di televisi.


“Iya dari pagi di sini dari jam 10.00-an pingin melihat langsung obornya, tapi tadi (kemarin-red) enggak bisa melihat langsung soalnya dibawanya pakai mobil, jadi lihatnya di HP (handphone) teman doang,” ujar Mahfudoh, Kamis (9/8).


Perempuan yang mengaku berasal dari Kecamatan Waringinkurung itu menuturkan, informasi iring-iringan obor Asian Games melintasi Kabupaten Serang diperoleh dari tetangganya yang juga ikut menyaksikan. “Enggak bisa melihat langsung juga enggak apa-apa yang penting Indonesi menjadi juaranya,” harapnya.


Sementara itu, Wakil Bupati Serang Pandji Tirtayasa mengatakan, dilintasinya Kabupaten Serang oleh rombongan pengiring obor api Asian Games diharapkan menjadi motivasi bagi atlet Kabupaten Serang untuk lebih berprestasi. “Ini sosialisasi kepada masyarakat, sekaligus harus menjadi motivasi bagi atlet-atlet kita untuk mengukir prestasi sampai tingkat nasional,” kata Pandji.


Sebelum sampai ke Kabupaten Serang, obor tersebut dibawa dari Sumatera ke Pelabuhan Merak menggunakan KMP Batumandi yang dikawal Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Bung Tomo. Perjalanan dari Pelabuhan Bakauheni sekitar pukul 08.00 WIB dan sampai di Dermaga II Pelabuhan Merak sekitar pukul 20.30 WIB.


Ketika sandar di Dermaga II Pelabuhan Merak, api obor Asian Games yang dibawa oleh Anggota Departemen Ceremony Deputy II Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC) Permana Sunu diserahkan kepada Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi. Rombongan pembawa Obor Asian Games disambut dengan Tarian Bandrong asal Cilegon.


Tak lama setelah serah terima Obor Asian Games diterima oleh Plt Walikota Cilegon, diarak ke pusat Kota Cilegon dengan kendaraan bak terbuka dibawa Edi Ariadi. Sesampainya di Simpang Tugu Landmark Obor Asian Games dibawa ke Rumah Dinas Walikota Cilegon dengan berlari.

“Saya selaku plt Walikota Cilegon dengan penuh rasa bangga mengucapkan selamat datang di Kota Cilegon, Kami bersama seluruh masyarakat Kota Cilegon benar-benar bersyukur dan berterimakasih karena telah diberikan kesempatan untuk melintas di Kota kami tercinta ini,” kata Edi. Setelah itu, obor dibawa ke Kabupaten Serang. Ribuan warga yang penasaran ingin melihat obor memadati sepanjang jalan protokol Kota Cilegon. (tanjung/gillang)

 

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook