Renovasi SMP Dianggarkan Rp 4 Miliar

nurul roudhoh   |   Metro Cilegon  |   Senin, 13 Agustus 2018 - 10:47:20 WIB   |  dibaca: 192 kali
Renovasi SMP Dianggarkan Rp 4 Miliar

TINJAU SMP : Kasi Sarpras pada Dindik Kota Cilegon Kota Cilegon Udin Saprudin (tengah) bersama dewan guru SMPN 2 Cilegon meninjau lokasi pembangunan, Jumat (10/8).

CILEGON – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia melalui Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Cilegon kembali menggelontorkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) untuk renovasi disejumlah Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang memerlukan pembangunan dan perbaikan kelas. Pada 2018, kurang lebih Rp 4 miliar digelontorkan untuk membangun kelas baru dan rehab kelas.


Kepala Seksi (Kasi) Sarana dan Prasarana (Sarpras) pada Dindik Kota Cilegon Udin Saprudin mengatakan, bantuan anggaran dari APBN tersebut dinilai penting untuk meningkatkan mutu pendidikan di sekolah, khususnya Sekolah SMP.

Hal tersebut berkat perjuangan yang dilakukan oleh Dindik yang terus membangun komunikasi baik dengan Kemendekbud, sehingga APBN setiap tahunnya bisa diberikan dengan jumlah yang banyak dibandingkan kabupaten/kota lainnya. "Seharusnya, jika kita melihat kondisi daerah maka Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang yang banyak. Namun, Alhamdulillah kami juga selalu dapat, bahkan selalu ditawarkan setiap tahunnya," kata Udin kepada Banten Raya saat meninjau lokasi renovasi kelas di SMP Negeri 2 Cilegon, Jumat (10/8).


Udin menambahkan, diberikannya anggaran sebesar Rp 4 miliar tersebut karena Kota Cilegon dinilai karena bagus dan tepat waktu dalam melakukan proses adminitrasi pertanggungjawaban, sehingga dalam pengajuan setiap tahunnya diberikan. Bahkan, untuk beberapa pembangunan juga sempat dilakukan penolakan. "Mungkin karena koordinasi dan komunikasi yang dibangun sangat baik. Kami selalu memebrikan laporan progres kepad kementerian dan tepat waktu dalam melakukan pembangunan. Hal ini penting agar kementerian juga tidak terlalu pusing dalam laporan," tambahnya.

Udin menjelaskan, ada sekitar 7 SMP negeri dan 1 SMP swasta yang pada 2018 mendapatkan anggaran renovasi dari pusat. Dalam pengerjaan sudah dilakukan dan ditarget pada desember sudah selesai. "Kami coba upayanan untuk tepat waktu, kalau bisa sebelum masa pembangunan sudah selesai, sehingga bisa secara cepat dilaporkan pembangunannya," jelasnya.


Sementara itu, Kepala Sekolah SMPN 2 Cilegon Munawaroh mengatakan, pembangunan yang dilakukan dengan anggaran kurang lebih Rp 1 miliar pada 2018 adalah pembangunan lanjutan dari APBN. Sebelumnya melalui APBN SMPN 2 Cilegon juga telah membangun aula.


 "Alhamdulillah tahun ini (2018-red) adalah tahun kedua dana APBN yang digunakan untuk pembangunan, semua adalah kerjakeras dari tim Dindik yang terus melakukan koordinasi dengan kementerian. Diharapkan pada tahun yang akan datang juga masih bisa diberikan," katanya.

Munawaroh menegaskan, biasanya sekolah SMPN yang pada tahun 2017 mendapat dana APBN maka pada 2018 tidak bisa lagi mendapatkan bantuan. Namun, karena SMPN 2 Cilegon adalah SMP Rujukan dan ditambah tim Dindik terus melakukan lobi, maka pada 2018 juga akhirnya dianggarkan kembali. "Biasanya gak bisa, tapi mungkin karena tim bekerja keras dan bersungguh-sungguh maka bisa mendapatkan anggaran tersebut," tegasnya. (uri)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook