Dijaga Polisi, Kerajaan Ubur-Ubur Sepi

nurul roudhoh   |   Metro Serang  |   Rabu, 15 Agustus 2018 - 14:59:23 WIB   |  dibaca: 413 kali
Dijaga Polisi, Kerajaan Ubur-Ubur Sepi

TAK ADA AKTIVITAS : Salah seorang tamu di rumah Kerajaan Ubur-Ubur, kemarin. Semenjak didatangi MUI dan Polisi, kegiatan ritual keagamaan di Kerajaan Ubur-Ubur dihentikan.

SERANG - Suasana rumah singgah aliran sesat Kerajaan Ubur-ubur di Lingkungan Tower Indah Sayabulu, Rt02/07 Kelurahan Serang, Kecamatan Serang, Kota Serang, kemarin tampak sepi setelah sehari sebelumnya dibubarkan polisi.

Sekte yang dipimpin Rudi Chairul Anwar dan Aisyah Tusalamah itu tidak seramai biasanya. Meski, sesekali ada seseorang yang diduga pengikutnya datang dengan mengendarai sepeda motor dan hanya tersenyum ketika ditanya oleh awak media.

Sementara itu, tak jauh dari rumah Kerajaan Ubur-Ubur, tampak dua orang polisi berseragam dan bersenjata laras panjang berjaga di sekitar lokasi. Penjagaan itu diduga dilakukan guna mengantisipasi terjadinya aksi main hakim sendiri.

Surya Mihardja, warga setempat mengatakan, warga sepakat jika aktivitas Kerajaan Ubur-ubur dibubarkan. "Sejujurnya kalau warga disini sudah menyerahkan sepenuhnya ke MUI. Tapi dari RT sebelah minta mereka pergi dan dibubarkan dari sini," katanya kepada Banten Raya, kemarin.

Menurut Surya, sebelumnya banyak orang yang datang ke rumah tersebut, namun rata-rata bukan warga sekitar."Tamunya banyak, rata-rata orang punya. Mereka sering ada ritual-ritual, mutar musik India klasik. Kalau istrinya memang orangnya tertutup tidak pernah sosialisasi ke warga. Tapi suaminya nggak, dia orangnya baik," ujarnya.

Kapolres Serang Kota AKBP Komarudin mengatakan, polisi akan melakukan tes kejiwaan terhadap pimpinan Kerajaan Ubur-ubur Aisyah dan Suaminya Rudi Chairul Anwar."Kami juga mempertimbangkan untuk bekerja sama dengan psikolog untuk mengecek kejiwaannya," katanya.

Menurut Komarudin, dari hasil pemeriksaan dua pengikut kerajaan ubur-ubur, polisi mendapatkan informasi jika aktifitas zikir yang dilakukan aliran itu tidak lazim, yaitu melakukan zikir semalam suntuk, sambil bernyanyi dan menari."Ritual itu dilakukan untuk membuka kunci harta karun. Kegiatan itu rutin dilakukan setiap malam Jumat dan dilakukan oleh 10 orang pengikutnya," ujarnya. (darjat)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar Facebook