Jaga Asa ke Semifinal

nurul roudhoh   |   Banten Sport  |   Kamis, 16 Agustus 2018 - 11:28:41 WIB   |  dibaca: 73 kali
Jaga Asa ke Semifinal

DIHADANG BEK : Gelandang Persitangsel (kaos putih hijau) dihadang bek Banten Jaya saat berusaha memasuki daerah pertahanan lawan di Stadion Heroik, Kota Serang, kemarin.

SERANG – Klub sepak bola asal Kota Serang, Banten Jaya Football Club (FC) dan Persitangsel Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menjaga asa untuk melaju ke babak semifinal Liga 3 Regional Banten 2018.

Kepastian ini didapat setelah Banten Jaya FC berbagi angka dengan Persitangsel dengan skor 1-1 dalam laga ketiga yang dihelat di Stadion Heroik Grup I Kopassus, Taman, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Rabu (15/8) siang sekitar pukul 13.30 – 15.30 WIB.

Pencetak gol Banten Jaya dicetak Rizky Andry menit 32, sedang pencetak gol Persitangsel Fahmi Ardi menit 43. Dengan hasil tersebut, Persitangsel masih bertengger di puncak klasemen sementara Grup A dengan nilai 7 namun unggul agregat gol yakni 11-2. Sementara Banten Jaya FC berada di posisi runner up dengan koleksi nilai 7 dengan raihan selisih gol 10-1.  

Pelatih Kepala Banten Jaya FC, Muhammad Nasuha, mensyukuri dengan kerja keras timnya yang membuahkan satu angka. “Alhamdulillah kita dapat satu poin walaupun pertandingan hari ini sangat sulit,” kata Nasuha, kepada Banten Raya, usai laga.


Ia menilai semestinya Husni Mubarak dan kawan-kawan meraup angka penuh. Namun sayangnya akibat kelengahan pemainnya, Persitangsel mampu menyamakan kedudukan. “Harusnya kita menang kalau pemain lebih tenang lagi dalam menahan serangan lawan,” ungkap dia.


Karenanya, lanjut Nasuha, menghadapi Duta FC di laga pamungkas, skuatnya janji tampil all out demi melangkah ke babak empat besar. “Antisipasi bola-bola rebound dan penyelesaian harus lebih sempurna lagi. Soalnya dari dua laga terakhir yang kita lakukan para pemain masih gagal memaksimalkan sejumlah peluang emas,” tutur eks pemain Timnas Indonesia era 2010-an ini.


Sementara itu, Pelatih Kepala Persitangsel Solihin, mengaku kecewa dengan hasil seri yang didapat timnya. “Harusnya kami menang, sayang kita dapat hadiah penalti gagal menjadi gol,” ujar Solihin.


Menghadapi Sam’ Soccer Club di laga terakhir, pihaknya tetap mengincar kemenangan. “Target yang penting menang. Lawan Sam Soccer tidak perlu banyak gol karena secara head to head kami lebih diunggulkan ketimbang Duta FC dan Banten Jaya,” jelasnya.


Selain itu, lanjut dia, pihaknya pun menyayangkan kepada panitia pelaksana dan perangkat pertandingan yang tidak tegas dalam menerapkan regulasi yang disepakati bersama saat teknikal meeting. “Semua bagus. Cuma ada sedikit perangkat pertandingan yang kurang sinkron. Itu tadi kalau wasit kan ada yang mengatur ketua komite wasit.

Tadi ada satu pemain dari Banten Jaya FC yang nomor punggung tujuh tidak sesuai nomor punggungnya di daftar susunan pemainnya. Kalau memang tidak sesuai harusnya diinformasikan. Berarti itu kan kelalaian dari pada pengawas pertandingan. Begitu kiper kita yang stokingnya panjang dipermasalahkan. Kami berharap di pertandingan berikutnya pengawas pertandingan lebih teliti lagi supaya ini tidak mencederai fairplay,” keluhnya. (harir)

 

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook