Ibu-Ibu Dilatih Buat Bros Hijab

nurul roudhoh   |   Metro Tangerang  |   Kamis, 16 Agustus 2018 - 11:48:07 WIB   |  dibaca: 56 kali
Ibu-Ibu Dilatih Buat Bros Hijab

KREATIF : Ibu-ibu mengikuti pelatihan membuat bros yang digelar Kecamatan Ciputat Timur, kemarin.

TANGSEL - Sebanyak 150 ibu-ibu dengan tekun mengikuti pelatihan cara membuat kerajinan berupa bros hijab dan cenderamata. Pelatihan yang digelar di Situ Gintung 3 ini menghadirkan tutor handal dari Kampung Pernik Cempaka Putih Ciputat Timur.


Pelaksana tugas (Plt) Kasi Pemberdayaan Masyarakat, Kecamatan Ciputat Timur, Midih menyampaikan, pelatihan ini berupaya untuk meningkatkan keterampilan dan pendapatan sehari-hari ibu-ibu. Selain aktivitas sehari-hari sebagai ibu rumah tangga paling tidak ada kegiatan lain yang dapat menghasilkan pendapatan sehari-hari.


“Kami menghadirkan perwakilan dari masing-masing kelurahan sebanyak dua puluh orang dari enam kelurahan sisanya dari kecamatan. Semua peserta berasal dari ibu-ibu PKK dan ibu rumah tangga pada umumnya,” katanya.


Dengan pelatihan ini, katanya, diharapkan dapat memberikan pendapatan masyarakat untuk tambahan sehari-hari sehingga perekonomian menjadi semakin baik.Sekretaris PKK Kecamatan Ciputat Timur, Maesaroh menjelaskan, pelatihan tidak hanya sampai di sini, tapi berkelanjutan supaya benar-benar bermanfaat bagi para peserta. Jika pelatihan sekali maka mereka tidak akan serius dalam mengembangkan ilmu yang diperoleh. Tapi dengan pelatihan berlanjut akan lebih memahami dan lebih banyak ilmu yang diperoleh.


“Target setelah ini bisa membuka home industri agar bisa memiliki souvenir sendiri sehingga tidak usah beli ke Jakarta saat hendak hajatan. Seperti biasa sovenir diburu ketika hendak hajatan untuk cinderamata tamu undangan,” katanya.


Diakui, home industri kerajinan tangan sovenir di Ciputat Timur pangsa pasarnya cukup bagus. Selain diburu oleh masyarakat sekitar, memang seperti Kampung Pernik di Cempaka Putih sudah dikembangkan ke berbagai negara melalui jejaring internet. Ini memberikan contoh agar para ibu-ibu tetap semangat.


“Pangsa pasar di Ciputat Timur cukup bagus. Dari Desa Pernik pangsa pasarnya sudah ke Singapura dan Malaysia. Tutor dalam pelatihan ini baru memberikan trik untuk tiga model. Model-model berikutnya akan diajarkan lagi karena cukup banyak,” tuturnya.


Camat Ciputat Timur, Durahman yang hadir dalam pelatihan itu menyampaikan agar peserta serius mengikuti pelatihan. Karena uang yang digunakan berasal dari pemerintah maka harus tetap sasaran dan memeberikan manfaat untuk masyarakat. “Ibu-ibu haru serius mengikuti pelatihan ini supaya ilmunya dapat digunakan,” pesan ia.


Turut hadir istri Wakil Walikota Tangsel, Tini Indrayanti. Dalam sambutanya, ia berharap agar ibu-ibu PKK tidak hanya gemar menghadiri acara seremonial. Tapi juga penting bagaimana memiliki keterampilan yang dapat memberikan manfaat baik untuk diri sendiri maupun keluarga dan orang lain. (*/marjuki)

Profil nurul roudhoh

nurul roudhoh

Iklan Tengah Detail Berita 568x120px

Komentar



Masukan 6 kode diatas :
huruf tidak ke baca? klik disini refresh



Komentar Facebook